Kronologi Kebakaran Rumah di Tanjung Priok, 4 Orang Tewas Terjebak Asap

Sebanyak empat orang meninggal dunia dalam kebakaran rumah di Tanjung Priok.

Diterbitkan 13 Mei 2026, 11:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Empat orang tewas dalam kebakaran rumah di Sunter Agung, Jakarta Utara.
  • Korban adalah satu keluarga, diduga terjebak asap di dalam rumah.
  • Kebakaran diduga dipicu gangguan kelistrikan, penanganan selesai pukul 06.20 WIB.

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak empat orang meninggal dunia dalam kebakaran rumah tinggal dua lantai di Jalan Agung Perkasa IV, RT 04/16, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu (13/5/2026).

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman mengatakan, empat orang yang meninggal dunia merupakan penghuni rumah, yakni Bhagwan (78), Kashilya Bhagwan (77), Pishu Manwani (55), dan Neetu Pesumal (50).

"Korban meninggal dunia masih satu keluarga. Mereka diduga terjebak asap di dalam rumah sehingga tidak sempat menyelamatkan diri," kata Gatot dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (13/5/2026).

Sementara itu, dua korban lainnya, Lia (22) dan Erli (27) mengalami syok. Menurutnya, laporan kejadian kebakaran diterima sekitar pukul 05.05 WIB dari warga setempat. Rumah yang terbakar memiliki luas bangunan sekitar 168 meter persegi.

"Untuk penanganan cepat, kami langsung mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran beserta 45 personel ke lokasi kejadian," ujarnya.

Api Dipadamkan dalam 90 Menit

Gatot menyampaikan, sebelum petugas tiba di lokasi, petugas keamanan lingkungan sempat melakukan upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, kobaran api terus membesar sehingga diperlukan bantuan petugas pemadam kebakaran.

Ia menjelaskan, unit pertama tiba di lokasi sekira pukul 05.07 WIB, sedangkan proses pemadaman dimulai pada pukul 05.17 WIB. Api berhasil dilokalisasi pada pukul 05.25 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 05.52 WIB.

"Peristiwa kebakaran berhasil diatasi dan pada pukul 06.20 WIB penanganan dinyatakan selesai. Kebakaran diduga dipicu gangguan kelistrikan," kata Gatot.

Lebih lanjut, Gatot mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan memastikan penggunaan peralatan elektronik sesuai standar keamanan guna mencegah korsleting listrik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6