4.271 Korban Banjir Aceh dari 17 Kabupaten Kota Dievakuasi Basarnas dan Tim Gabungan

Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan pencarian dan evakuasi serta pertolongan korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh pada 25 November 2025, dalam operasi SAR.

Diterbitkan 08 Desember 2025, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan pencarian dan evakuasi serta pertolongan korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh pada 25 November 2025, dalam operasi SAR hingga Senin pukul 13.48 WIB sebanyak 4.271 jiwa yang tersebar di 17 kabupaten/kota.

"Sejak bencana melanda, Basarnas bersama tim gabungan telah bergerak untuk menyisir daerah bencana guna mengevakuasi dan penyelamatan korban, baik yang terjebak dalam rumah maupun lainnya," ujar Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, melansir Antara, Senin (8/12/2025).

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Posko Media Center Kantor Gubernur Aceh di Banda Aceh, terkait evakuasi dan penyelamatan yang telah dilakukan oleh Basarnas bersama tim gabungan hingga hari ke-14.

Ia menyebut, tim gabungan Basarnas dibantu TNI, Polri, relawan, masyarakat, dan semua komponen hingga saat ini telah mengevakuasi sebanyak 4.271 jiwa dengan selamat, 389 korban meninggal dunia.

"Saat ini kita juga terus menyisir daerah-daerah bencana untuk mencari 62 orang yang dilaporkan hilang," ucap Ibnu yang didampingi Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh Murthalamuddin.

Ia mengatakan, dalam evakuasi dan penanganan bencana ada 400 personel yang melekat dan sekitar dua ribuan personel TNI dan Polri di lapangan yang juga terus bekerja maksimal dalam melakukan evakuasi dan penanggulangan bencana.

Pihaknya juga terus melakukan pemantauan dan penyisiran di seluruh daerah terdampak bencana yang ada di provinsi ujung paling barat Indonesia itu, sehingga semua korban dapat dievakuasi.

 

Kerahkan Seluruh Peralatan

Menurut Ibnu, dalam evakuasi dan penyelamatan, Basarnas juga mengerahkan seluruh peralatan untuk mengoptimalkan proses evakuasi, termasuk juga di daerah terisolasi seperti di Aceh Tengah.

"Kami juga sudah mengirim personel ke daerah Tengah, yakni ke Bener Meriah dan Aceh Tengah, sebab jalur darat belum bisa diakses, karena terputus akibat bencana dengan menggunakan pesawat BNPB," terang dia.

Ibnu mengatakan, dalam pencarian korban bencana alam Aceh tersebut, Basarnas juga menggunakan drone thermal guna mempercepat pencarian korban.

"Saat ini operasi SAR yang masih berlangsung dilaksanakan di Kabupaten Bireuen dengan lokasi Peusangan dan Peudada, Aceh Utara di Jambo Ayee dan Aceh Tamiang dengan menyisir sungai guna memastikan tidak ada lagi warga selamat yang belum dievakuasi," jelas Ibnu.

Sebelumnya, Kementerian Pekerja Umum (PU) masih terus melakukan penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

Terkait kesiapan infrastruktur dan sumber daya, Menteri PU Dody Hanggono menyatakan, Kementerian PU menjadi bagian penting salam mendukung penanganan bencana di berbagai daerah.

"Kami memastikan dukungan peralatan dari balai-balai teknis bisa digerakkan kapan pun diperlukan, termasuk untuk membuka akses dan membantu proses evakuasi," ujar Dody dikutip dari Antara, Senin (8/12/2025).

 

Tangani Dampak Bencana Sumbar, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat ke Lokasi Kritis

Mobilisasi alat berat ini telah sudah dilakukan dari hari pertama mendapat informasi untuk membantu pemulihan akses dan mencari korban jiwa.

Upaya tindakan ini dilakukan Kementerian PU di wilayah yang terdampak melalui pekerjaan normalisasi sungai, perbaikan alur aliran, dan dukungan sarana prasarana dasar untuk masyrakat yang tinggal di pengungsian.

"Sampai saat ini, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat masih terus melakukan pekerjaannya dengan menggunakan dua unit ekskavator yang ditugaskan untuk membuka akses pada jalan raya Padang Koto Gadang-Palembayan, Nagari Salareh," terang Dody.

"Penanganan ini difokuskan untuk memastikan konektivitas antar wilayah tetap terjaga serta membantu distribusi logistik dan mobilitas masyarakat sekitar," sambung dia.

Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang menurunkan alat berat PC 200 yang diperintahkan di Kecamatan Tanjung Raya sebanyak dua unit, dan satu unit di Koto Kaciak ditugaskan untuk pengerukan sedimen sungai dan masih dalam pengerjaan sampai saat ini.

Dua alat berat yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang penggunaannya diberikan kepada BWS Sumatera V Padang. Alat-alat ini ditepatkan di Kabupaten Agam yang diperintahkan untuk beroprasi di Kecamatan Palembayan dan Sungai Alahan Nanggang.

Pengerukan sedimen bertujuan untuk perbaikan jalur sungai, guna memperlancar aliran air serta, mencegas luapan dan satu unit lainnya akan ditempatkan di perut bukit, Pauh Kota Padang

BWS beberapa waktu sebelumnya menyerahkan 50 paket sembako untuk masyarakat yang melalui Wakil Bupati Agam guna meringankan beban korban yang terdampak banjir di wilayah Koto Kaciak.

Data dari Antara, dengan melakukan upaya yang dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, juga rlawan yang berada di wilayah bencana agar penanganan di lapangan berjalan cepat, tepat, dan terpadu.

Untuk memnuhi kebutuhan dasar dari masyarakat yang terdampak, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, serta Prasarana dan kawasan (BPBPK), Sumatera Barat, telah mengirimkan satu unit hunian sementara (HU) dan satu mobil tangki air yang diberikan kepada Posko daput umum di SD 30 Kayu Pasak Timur dan juga Kecamatan Palembayan untuk melayani 158 jiwa pengungsi.

Selanjutnya, empat unit HU, dua toilet portable, dan satu mobil tangki air (MTA) yang diberikan kepada dapur umum SD 05 Kayu Pasak, dengan menampung 400 jiwa pengungsi.

Karena itu, Kementerian PU berkomitmen agar terus hadil dalam setiap fase penanganan bencana, mulai dari memantau kondisi lapangam, hingga pemulihan yang disesuaikan dengan perkembangan situasi dan juga yang dibutuhkan masyarakat di Kabupaten Agam.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6