Alasan Gelandang Singapura Tidak Jadi Diusir Wasit Lawan Timnas Indonesia

Song Ui-young sempat mendapat kartu kuning kedua pada laga Singapura vs Indonesia.

Diterbitkan 07 Agustus 2026, 22:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penerapan protokol baru Video Assistant Referee (VAR) kembali menjadi sorotan dalam pertandingan Piala AFF 2026 Singapura melawan Indonesia di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026). Wasit asal Oman, Al Manii Mohammed Khalfan Salim, membatalkan kartu merah yang sempat diterima gelandang Singapura, Song Ui-young, setelah melakukan peninjauan melalui VAR.

Insiden terjadi saat pertandingan memasuki babak kedua. Ketika kiper Singapura bersiap membangun serangan, Song terlibat kontak tanpa bola dengan gelandang Indonesia, Ivar Jenner. Song bereaksi setelah kakinya tersengkat dengan melakukan gerakan yang dinilai menyerupai sikutan ke arah perut Jenner.

Wasit awalnya mengganjar Song dengan kartu kuning kedua yang otomatis berujung kartu merah. Namun, beberapa saat kemudian, Al Manii Mohammed Khalfan Salim mendapat panggilan dari ruang VAR untuk meninjau kembali keputusan tersebut.

Setelah menyaksikan tayangan ulang dari berbagai sudut, sang pengadil memutuskan membatalkan kartu kuning kedua sekaligus kartu merah Song. Keputusan itu membuat pemain bernomor punggung tujuh tersebut dapat melanjutkan pertandingan sebelum akhirnya ditarik keluar pada pergantian pemain.

Protokol Baru IFAB

Keputusan tersebut menjadi salah satu contoh penerapan perubahan protokol VAR terbaru yang telah disahkan oleh International Football Association Board (IFAB) dan mulai diberlakukan sejak Piala Dunia 2026.

Dalam revisi Laws of the Game edisi 2026/2027, VAR kini memiliki kewenangan untuk meninjau kartu merah yang muncul akibat pemberian kartu kuning kedua yang terbukti jelas keliru.

Selain itu, IFAB juga menambahkan kewenangan VAR untuk mengoreksi kasus salah identitas, yaitu ketika wasit memberikan kartu kuning atau kartu merah kepada pemain yang bukan pelaku pelanggaran. Dalam situasi ini, VAR hanya dapat memastikan kesalahan identitas, bukan menilai kembali pelanggaran yang terjadi.

 

Wewenang VAR Diperluas

Perubahan aturan lainnya memberikan opsi kepada penyelenggara kompetisi untuk mengizinkan VAR meninjau keputusan pemberian tendangan sudut yang terbukti keliru, termasuk apabila bola sebenarnya keluar melalui garis samping. Namun, peninjauan hanya dapat dilakukan sebelum permainan kembali dimulai. Jika tendangan sudut sudah dieksekusi dengan cepat, keputusan tersebut tidak lagi bisa diubah.

Sesuai prosedur terbaru, setiap perubahan keputusan setelah peninjauan VAR harus ditandai oleh wasit dengan isyarat "TV signal" sebagai penegasan bahwa keputusan telah direvisi berdasarkan hasil pemeriksaan video.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Xabi Alonso Tekankan Budaya Chelsea dan Kepercayaan Diri Tim

Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan