Liputan6.com, Jakarta Kabar kematian bocah Alvaro Kiano Nugroho yang hilang 8 bulan lalu membuat keluarga sangat terpukul. Nenek Alvaro, Sayem (53) bahkan sempat pingsan begitu mendengar penjelasan polisi terkait kematian cucu kesayangannya tersebut.
Kabar duka datang pukul 17.30 WIB. Saat itu, keluarga masih menunggu kedatangan sang kakek yang dipanggil ke Polda Metro Jaya. Polisi datang ke rumah menahan diri untuk menyampaikan kabar karena melihat kondisi keluarga yang belum siap.
Begitu kakek Alvaro tiba, polisi dari Polsek Pesanggrahan memberi tahu kabar buruk pencarian bocah enam tahun tersebut.
Advertisement
"Terus ibu Seala mau mengatakan sama saya (kabar Alvaro), dia katanya enggak tega, nunggu bapak saja. Nunggu bapak sampai jam enam. Begitu bapaknya, kakeknya udah datang, baru ngomong sama kakeknya, ibu Seala. Pak, ibu, katanya, tersangka Alvaro sudah ketemu," ujar Sayem saat ditemui, Senin (24/11/2025).
Sayem mengira cucunya ditemukan dalam keadaan selamat. Namun penjelasan kepolisian membuatnya terpaku karena Alvaro ditemukan meninggal dunia.
"Alvaronya sudah enggak ada. Terus, ibu, enggak adanya itu gimana maksudnya? Saya enggak ngerti. Enggak adanya itu sudah meninggal, katanya Alvaronya," ucap dia
Mendengar itu, Sayem langsung ambruk dan tak sadarkan diri. "Saya langsung pingsan, saya enggak sadar deh. Terus ngobrol-ngobrol sama kakeknya," ujar Sayem.
Ketika itu, keluarga diberi tahu bahwa jenazah Alvaro dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi.
"Cucu saya sekarang di mana? Cucu bapak masih dibawa ke rumah sakit Kramat Jati. Nanti diautopsi dulu sama orang tuanya, Pak. Enggak begitu bisa langsung dibawa pulang saja. Nanti kalau orang tuanya, Alvaro, sudah pulang, bapak, ibu, nanti bisa dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati, katanya," ucap dia.
Ibunda Alvaro yang tinggal di Medan langsung terbang ke Jakarta dan dijemput pihak kepolisian di bandara untuk menuju rumah sakit.
"Terus nanti dari Medan itu, dari bandara kan yang jemput kepolisian. Langsung dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati," ucap dia.
Ayah Tiri Pelaku Pembunuhan Alvaro Kiano
Pencarian Alvaro yang hilang sejak Maret 2025 akhirnya mencapai titik terang. Alvaro Kiano ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Alvaro ditemukan usai polisi menangkap terduga pelaku penculikan dan pembunuhan bocah tersebut.
Polisi kemudian menemukan kerangka yang diduga Alvaro. Setelah itu, polisi melakukan tes DNA terhadap kerangka yang diduga jasad Alvaro tersebut.
Tes DNA merupakan proses pemeriksaan laboratorium untuk menganalisis "deoxyribonucleic acid" (DNA), yaitu materi genetik yang menyimpan informasi biologis unik seseorang.
"Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly.
Polisi mengungkap pelaku pembunuhan Alvaro Kiano adalah ayah tirinya. Penyidik telah mengamankan ayah tiri Alvaro.
"Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro," kata Nicolas.
Menurut dia, proses pemeriksaan kini tengah berjalan. Pihaknya meminta waktu untuk menjawab soal identitas jenazah Alvaro Kiano sampai nanti pemeriksaan rampung.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421833/original/001638300_1763960726-Nenek_Alvaro_Kiano.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288052/original/043334700_1783289642-000_B9BW8VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288258/original/062355500_1783308425-eng1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288078/original/014194100_1783298244-nor5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929993/original/037609900_1782959933-bos5.jpg)