Liputan6.com, Jakarta - Bareskrim Polri mengungkap kasus pengancaman, pemerasaan, serta penyebaran data pribadi dengan modus pinjaman online atau pinjol ilegal. Hal yang paling mengenaskan, korban akan terus diperas meski sudah membayarkan pinjaman hingga lunas.
Wadirtipid Siber Bareskrim Polri Kombes Andri Sudarmadi mengungkapkan, kali ini pinjol ilegal yang berhasil diungkap adalah Dompet Selebriti dan Pinjaman Lancar. Total sebanyak 400 nasabah menjadi korban dari dua aplikasi tersebut.
“Pengungkapan ini berawal dari Laporan Polisi Nomor LP/B/323/VII/2025/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 9 Juli 2025, yang dibuat oleh salah satu korban,” tutur Andri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025).
Advertisement
Andri mengulas kronologi kejadian, berawal dari korban berinisial HFS melakukan beberapa pinjaman online melalui aplikasi pada Agustus 2021. Dia pun mengirimkan foto KTP dan selfie wajah.
“Korban telah membayarkan dan melunasi semua pinjaman online tersebut. Meskipun telah lunas, pada November 2022 saudari HFS kembali mendapatkan ancaman melalui pesan SMS, WhatsApp, serta media sosial. Akibat teror ini, saudari HFS kembali melakukan pembayaran pinjaman online berkali-kali,” jelas dia.
Teror pun kembali memuncak pada Juni 2025. HFS kembali mendapatkan ancaman, namun yang berbeda adalah kali ini juga dikirimkan kepada keluarganya.
“Sehingga menyebabkan korban HFS merasa malu dan mengalami gangguan psikis. Atas kejadian tersebut saudari HFS membuat Laporan Polisi di Bareskrim Polri pada tanggal 9 Juli 2025. Adapun total kerugian yang dialami oleh korban yang telah melunasi pinjaman, namun terus diperas untuk pinjaman yang tidak diajukan lagi mencapai sekitar 1,4 miliar,” ungkapnya.
Modus Pelaku Pemerasan
Dalam prosesnya, pelaku melakukan pemerasan melalui laptop dan ponsel, dengan mengirimkan ancaman kalimat-kalimat kasar. Bahkan, korban juga dikirimkan gambar pornografi yang dimanipulasi dengan foto wajahnya, serta disebarkan ke keluarga.
Penyidik pun melakukan penelusuran dan berhasil menangkap tujuh tersangka dari pinjol ilegal Dompet Selebriti dan Pinjaman Lancar, yang terbagi dalam beberapa klaster. Untuk klaster penagihan atau desk collection atas nama NEL alias JO dan SB dari Pinjaman Lancar, serta RP dan STK dari Dompet Selebriti.
Kemudian, klaster pembayaran atau payment gateway yaitu IJ selaku Finance di PT Odeo Teknologi Indonesia, AB selaku Manager Operasional PT Odeo Teknologi Indonesia, dan ADS sebagai Customer Service PT Odeo Teknologi Indonesia.
“Hingga saat ini penyidik telah melakukan pemblokiran dan penyitaan uang dari rekening di berbagai bank dengan total sebesar 14.288.283.310 berkaitan dengan operasional pinjol ilegal tersebut,” Andri menandaskan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5418837/original/035371600_1763630003-IMG_2919.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300878/original/067363300_1784417747-000_C2JX6TP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298206/original/007801400_1784152342-063_2286278842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260848/original/087679100_1781665562-063_2281975452.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166509/original/037413000_1742274435-20250318-Latihan_Timnas_Prancis-AFP_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2344293/original/044855700_1535517013-20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300875/original/054411300_1784416107-000_C2JW4HR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300879/original/072698600_1784417748-000_C2JX6TK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4350032/original/059095500_1678233390-AP23066634640543.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300874/original/043662800_1784416104-000_C2JW4HK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4035208/original/006769000_1653635186-pinjol_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160356/original/008004600_1663304134-20220916_093128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5094079/original/012267800_1736840061-1736837534315_cara-pinjaman-online.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503185/original/007766100_1771114389-pinjol.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5764649/original/003530500_1778667709-IMG_20260513_160253.jpg)