DKI Borong Medali di Olimpiade Sains Nasional 2025, Pramono: Terus Harumkan Nama Jakarta

Pramono berharap, masa depan Jakarta yang sedang bertransformasi menjadi kota global dapat semakin cerah gemilang dengan adanya sumber daya manusianya berkualitas.

Diterbitkan 30 Oktober 2025, 23:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kontingen Olimpiade Sains Nasional (OSN) DKI Jakarta meraih predikat juara umum di kompetisi Olimpiade Sains Nasional 2025 jenjang dasar dan menengah yang diselenggarakan di Malang, Jawa Tengah.

Total, ada 79 medali yang berhasil disabet para kontingen, yaitu 17 medali emas, 31 medali perak, dan 31 medali perunggu. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta mendapatkan 9 penghargaan khusus dan 14 honorable mention.

Adapun kontingen OSN DKI Jakarta adalah siswa-siswi yang duduk di jenjang pendidikan SD/MI/Sederajat, SMP/MTS/Sederajat, dan SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat. Mereka terdiri sebanyak 172 orang.

”Sebuah kebanggaan bagi kami atas prestasi yang telah diperoleh oleh kalian, dan mudah-mudahan ini menjadi inspirasi bagi yang lain untuk rajin belajar, bermimpi yang setinggi-tingginya, meraih sesuatu yang dicita-citakan, dan yang paling penting adalah bisa membanggakan orang tua,” kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Ia berharap, masa depan Jakarta yang sedang bertransformasi menjadi kota global dapat semakin cerah gemilang dengan adanya sumber daya manusianya berkualitas. Pramono juga memastikan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk terus mendukung pengembangan pendidikan dan pembinaan talenta muda di berbagai bidang.

”Saya berkeyakinan bahwa wajah Jakarta ke depannya terus terang benderang dan cerah, karena semakin banyak anak muda yang menata hidupnya dengan baik dari awal. Itu adalah tanda-tanda bahwa bangsa ini atau masyarakat ini termasuk kota global,” jelasnya.

 

Motivasi dan Awal Perjalanan

Lebih lanjut, Pramono juga berpesan kepada seluruh kontingen yang mengikuti OSN untuk menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi dan awal perjalanan agar terus belajar, berprestasi, dan berinovasi.

“Semoga prestasi ini dapat menginspirasi siswa-siswi lainnya untuk mengasah kompetensi dan meningkatkan semangat berkompetisi dalam berbagai bidang, serta mengharumkan nama Jakarta dan bangsa Indonesia di kancah nasional maupun internasional,” tutur Pramono.

 

KJMU

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa sebagian siswa yang menjadi kontingen merupakan penerima bantuan pendidikan kartu Jakarta pintar (KJP). Siswa yang ke depan dapat mempertahankan prestasinya dijamin juga memperoleh kartu Jakarta mahasiswa unggul (KJMU) dari Pemprov DKI Jakarta.

“Nanti kalau mereka kemudian di perguruan tinggi, mereka prestasinya tetap bagus, tentunya akan mendapatkan KJMU, kecuali bagi anak-anak yang memang peserta olimpiade yang sudah mampu, dari keluarga mampu, tentunya keluarganya yang bertanggung jawab,” ujar Pramono.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6