Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Rano Karno berharap momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober menumbuhkan semangat kolaborasi, kerja keras, dan persatuan di kalangan generasi muda demi mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing dan berkarakter.
Harapan itu disampaikan Wagub Rano Karno saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Halaman Balai Kota DKI Jakarta, yang dihadiri segenap jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Dia menekankan masa depan Jakarta dan Indonesia berada di tangan generasi muda yang berani bermimpi, tidak mudah menyerah, serta terus mencintai tanah air dengan cara-cara sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Advertisement
"Saya percaya masa depan Jakarta dan Indonesia ada di tangan kita yang tak takut bermimpi, tak lelah mencoba, dan tak berhenti mencintai negeri ini," ujar Rano, melansir Antara, Selasa (28/10/2025).
Dia menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pengembangan generasi muda.
"Salah satunya melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang bertujuan agar seluruh anak dan pemuda Jakarta memiliki akses pendidikan yang layak dan setara," terang Rano Karno.
Selain bidang pendidikan, lanjut dia, Pemprov DKI Jakarta juga mendukung penuh pengembangan prestasi pemuda di bidang olahraga.
Â
Jakarta Bakal jadi Tuan Rumah POPNAS
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312994/original/010395400_1754980936-IMG_7656.jpeg)
Menurut Rano Karno, dalam waktu dekat, Jakarta akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Olahraga Paralimpik Pelajar Nasional (PEPAPERNAS) XI 2025 yang digelar pada awal November.
"Saya berharap para atlet muda kita dapat meraih hasil terbaik. Kita ingin Jakarta tidak hanya sukses sebagai tuan rumah penyelenggara, tetapi juga sukses secara prestasi," papar dia.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengimbau seluruh masyarakat, terutama generasi muda Jakarta, agar kembali meneladani semangat persatuan yang telah dicontohkan oleh para pemuda pada 1928.
Rano menegaskan nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda tetap relevan dan menjadi landasan penting dalam membangun masa depan bangsa.
"Kita perlu belajar lagi dari kaum muda di tahun 1928 bahwa persatuan bukanlah hadiah, melainkan keputusan. Persatuan bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan sesuatu yang diperjuangkan, dirawat, dan dengan sadar kita pilih setiap hari," pungkas Rano.
Â
Advertisement
Menafsirkan Ulang Makna Sumpah Pemuda di Hari Raya Pemuda 2025
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393551/original/044441700_1761558889-Hari_Raya_Pemuda__2_.jpeg)
Sebelumnya, Hari Raya Pemuda 2025 berlangsung akhir pekan kemarin sebagai bagian dari rangkaian kampanye nasional bertajuk "Hari Raya Pemuda." Itu merupakan sebuah gerakan yang menjadi titik temu dari semangat, keresahan, dan cita-cita orang muda Indonesia.
Selama satu hari penuh, acara yang diselenggarakan infipop dan Muda-Mudahan ini merupakan gabungan dari sejumlah kegiatan yang memadukan refleksi, aksi, serta aspirasi anak muda. Salah satunya dengan menafsirkan ulang makna Sumpah Pemuda.
"Hari Raya Pemuda 2025 sebenarnya adalah awal rangkaian menuju 100 tahun Sumpah Pemuda pada 2028 nanti. Kami melihat, penting banget untuk orang muda hari ini punya problem bersama yang disepakati, lalu narasi bersama untuk menghadapinya bareng-bareng. Kayak Jong-jong di Indonesia pada masa lalu," ujar Dhanu Riza, Chief Content Officer infipop, melalui rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Senin 27 Oktober 2025.
Kampanye "Hari Raya Pemuda" hadir sebagai respons terhadap kondisi generasi muda hari ini: generasi yang disebut paling terkoneksi, tapi justru kerap terfragmentasi. Mereka punya energi untuk berkarya, bersuara, dan bermimpi demi masa depan, namun sering merasa berjalan sendiri-sendiri.
Tidak ada narasi bersama yang menyatukan arah, dan tidak banyak ruang yang benar-benar memberi tempat untuk tumbuh bersama. Berangkat dari anggapan itu, Hari Raya Pemuda 2025 melangsungkan tiga sesi utama yang menjadi sorotan.
Pertama, talkshow "Gosipin Isu Masa Kini," yang membahas bagaimana komunitas lintas isu bisa terhubung, berkolaborasi, dan saling menjaga semangat kolektif bersama. Sesi ini menghadirkan Florida Andriana (ThinkPolicy), Vikra Ijas (Kitabisa), Rhaka Ghanisatria (Menjadi Manusia), dan Andi Sadha (APMF).
Kemudian, talkshow "Saat Viral Jadi Awal dari Perubahan." Sesi ini membedah bagaimana virality bisa jadi bahasa baru dalam memperjuangkan isu sosial, bersama Atha Rasyadi (Greenpeace Indonesia), Riel Tasmaya (Indozone Media), dan Firdza Radiany (Pandemic Talks).
Terakhir, unconference "Meja Diskusi Perjuangan Orang Muda." Ini merupakan forum terbuka yang merumuskan kolaborasi lintas komunitas, diikuti Dhanu Riza (infipop), Siti Desiree Nasfhia (Minutes of Manager), Dinno Ardiansyah (Muda-Mudahan), dan Aloysius Efraim (Kenapa Harus Peduli).
Selain diskusi dan talkshow, acara ini juga menampilkan arsip kolektif karya komunitas, games, karaoke night, serta sesi networking antarpeserta dari berbagai latar belakang. Bentuk suara lainnya muncul melalui koleksi fesyen.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4663646/original/084285000_1700988157-231126_INFOGREAFIS_JOURNAL__Anak_Muda_Jadi_Peminjam_Utang_Paling_Banyak_S.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393915/original/089136300_1761620994-Wagub_Jakarta.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1752668/original/091704300_1509090297-SUMPAHPEMUDA2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1387252/original/020794300_1477565055-rarno_karno.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)