Kawanan Begal Bersenjata Api di Jakbar Kritis Diamuk Massa, Sempat Tembakkan Pistol saat Dikepung

Dua pelaku begal nyaris meninggal dunia usai dihajar massa yang emosi. Kawanan begal sempat menembakkan pistol yang mengenai seorang warga.

Diterbitkan 24 Oktober 2025, 09:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Dua begal bersenjata api kritis diamuk massa di Tambora, Jakarta Barat.
  • Pelaku menembakkan pistol rakitan, peluru memantul melukai seorang warga.
  • Polisi menyita senjata api rakitan dan masih menyelidiki korban penembakan.

Liputan6.com, Jakarta - Kawanan begal bersenjata api kritis setelah diamuk massa di Jalan Terate, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2025). Keduanya ditangkap warga setelah aksinya tepergok di tengah jalan.

Kejadian itu terekam kamera ponsel warga dan viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, tampak warga berkerumun. Di tengah jalan, ada sebuah motor yang terjatuh.

Dari rekaman itu pula terdengar suara warga yang menyebut pelaku sempat menembakkan pistol hingga terkena warga.

Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan, dua pelaku kini dalam kondisi kritis akibat diamuk massa.

"Iya ada. informasinya seperti itu (begal) cuma belum bisa kita ambil keterangan karena masih kritis para pelakunya. Informasi di TKP seperti itu," kata dia kepada wartawan, Jumat (24/10/2025).

Pelaku Tembakkan Pistol saat Dikepung Warga

Menurutnya, pelaku sempat melepaskan tembakan ke udara saat dikepung warga. Peluru memantul hingga mengenai salah satu warga di sekitar lokasi.

"Iya melepas tembakan. Ada korbannya, ketika (pelaku) melepas tembakan ke atas, karena peluru pantul dari atas ada yang terkena," ujar dia.

Polisi belum memastikan apakah korban merupakan pemilik kendaraan yang dibegal atau warga yang kebetulan berada di lokasi.

"Korban masih sadar. Belum bisa diambil keterangan, karena masih di rumah sakit," ucap dia.

Sementara itu, kedua pelaku masih menjalani perawatan intensif akibat luka parah setelah dihajar massa. Dalam kasus ini, polisi turut menyita senjata api rakitan sebagai barang bukti.

"Iya pelaku tidak sadarkan diri, senpi kita amankan, senpi rakitan," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6