Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said dan Senayan Dibersihkan Mulai Januari 2026

Pembersihan tiang monorel yang mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan hingga Jalan Asia Afrika akan dimulai Januari 2026.

Diterbitkan 21 Oktober 2025, 13:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pembersihan tiang monorel mangkrak di Jakarta dimulai Januari 2026.
  • Gubernur Pramono berdiskusi dengan Adhi Karya dan konsultasi Kejaksaan/KPK.
  • Pramono juga akan merapikan daerah lain dan meresmikan taman/RPTRA.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pembersihan tiang monorel yang mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan hingga Jalan Asia Afrika akan dimulai Januari 2026. Pembersihan itu ditargetkan rampung sepanjang tahun 2026.

Pramono mengatakan sudah berdiskusi dengan pihak PT Adhi Karya bahwa pembersihan tiang monorel mangkrak itu akan dimulai awal tahun depan.

“Untuk monorel, tentunya kami sudah berbicara dengan Adhi Karya, tetapi nanti apa hasil pembicaraannya, silakan tanyakan kepada Adhi Karya. Tetapi, kami sudah merencanakan. Mudah-mudahan Januari segera bisa kita mulai dan tahun 2026 bisa selesai,” ujar Pramono, Selasa (21/10/2025).

Dia berharap Jakarta, terutama daerah Rasuna Said bisa menjadi lebih baik dan rapi setelah tiang-tiang tersebut sudah dibersihkan.

Pramono juga menempuh berbagai cara untuk membersihkan tiang monorel yang dinilainya mengganggu keindahan ibu kota. Salah satunya adalah dengan datang dan berkonsultasi dengan Kejaksaan Tinggi Jakarta hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pembenahan Kawasan Jakarta

Lebih lanjut, Pramono menegaskan tidak hanya akan merapikan kawasan Jakarta Pusat saja. Daerah-daerah lain di Jakarta juga akan ia perhatikan secara merata.

“Sekarang di daerah-daerah, kalau dilihat termasuk ketika tadi datang ke tempat ini (Jakarta Timur), kolong-kolong jalan tol, kemudian di bawahnya, saya sudah minta untuk dilakukan perbaikan, termasuk dibuatkan grafiti, mural, taman-taman yang ada,” jelas Pramono.

Dalam waktu dekat, lanjut Pramono, dirinya akan banyak meresmikan taman-taman kecil sebagai Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA)

“Memang tidak luas, tetapi sangat berguna bagi masyarakat seperti Taman Bugar yang beberapa waktu lalu kami resmikan,” katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6