Liputan6.com, Jakarta - Ubi goreng menjadi salah satu camilan sederhana yang mudah dibuat di rumah, tetapi bahan yang sederhana bukan berarti hasilnya harus biasa saja. Dengan sedikit kreativitas, ubi dapat diolah menjadi camilan renyah dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan aroma wijen yang menggugah selera. Salah satunya adalah ubi goreng wijen dengan lapisan karamel yang memiliki tekstur renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalam.
Lapisan karamel menjadi bagian yang membuat sajian ini terasa berbeda. Gula yang dimasak hingga berubah warna kemudian melapisi permukaan ubi goreng sehingga menghasilkan sensasi manis yang khas. Ditambah taburan wijen, setiap gigitan menghadirkan aroma gurih dan tekstur kecil yang renyah. Sajian ini juga dapat menjadi pilihan camilan untuk menemani waktu santai bersama keluarga.
Membuat ubi goreng wijen dengan karamel sebenarnya tidak membutuhkan teknik yang terlalu rumit. Hal terpenting adalah memperhatikan kekentalan adonan, suhu minyak, serta proses memasak karamel agar tidak terlalu cepat gosong. Jika dilakukan dengan tepat, ubi yang sederhana bisa berubah menjadi camilan rumahan yang tampil menarik dan memiliki rasa seperti jajanan yang dijual di luar rumah.
Advertisement
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154533/original/085644700_1741401411-sweet-potato-5318960_1280.jpg)
Sebelum mulai memasak, siapkan terlebih dahulu seluruh bahan agar proses pembuatan ubi goreng berlangsung lebih praktis. Ubi menjadi bahan utama yang menentukan tekstur akhir sehingga sebaiknya pilih ubi yang masih segar, tidak terlalu banyak bagian berserat, dan memiliki tekstur cukup padat. Jenis ubi kuning maupun ubi putih dapat digunakan sesuai selera.
Adonan pelapis dibuat menggunakan kombinasi tepung terigu dan tepung beras. Tepung terigu membantu membuat lapisan menempel pada ubi, sedangkan tepung beras dapat memberikan tekstur yang lebih renyah setelah digoreng. Sementara itu, biji wijen memberikan aroma khas sekaligus sensasi renyah pada bagian luar.
Bahan ubi:
- 500 gram ubi kuning atau ubi putih
- 100 gram tepung terigu
- 2 sendok makan tepung beras
- 1 sendok makan gula pasir
- 1/4 sendok teh garam
- 120–150 ml air
- 2 sendok makan biji wijen
- Minyak secukupnya untuk menggoreng
Bahan lapisan karamel:
- 100 gram gula pasir
- 2 sendok makan air
- 1 sendok makan madu
- 1 sendok makan margarin atau mentega
- 1 sendok makan biji wijen sangrai
Advertisement
Cara Membuat Ubi Goreng Wijen dengan Lapisan Karamel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
Setelah semua bahan tersedia, proses berikutnya adalah mengolah ubi hingga menjadi camilan dengan lapisan luar yang renyah. Potongan ubi sebaiknya dibuat dengan ukuran yang relatif sama supaya tingkat kematangannya lebih merata. Jangan membuat potongan terlalu tebal karena bagian tengah ubi bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk matang dibandingkan bagian luarnya.
Adonan pelapis juga perlu dibuat dengan konsistensi yang tepat. Adonan yang terlalu encer akan sulit menempel pada ubi, sedangkan adonan yang terlalu kental dapat menghasilkan lapisan tepung yang terlalu tebal. Setelah ubi selesai digoreng, proses berikutnya adalah membuat karamel. Tahap ini membutuhkan perhatian karena gula dapat berubah dari karamel menjadi gosong dalam waktu yang cukup singkat.
- Siapkan ubi. Kupas ubi, kemudian cuci sampai bersih untuk menghilangkan sisa tanah yang masih menempel. Potong ubi memanjang seperti stik dengan ukuran yang kurang lebih sama.
- Buat adonan pelapis. Campurkan tepung terigu, tepung beras, gula pasir, dan garam di dalam wadah. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk sampai menjadi adonan yang cukup kental.
- Tambahkan wijen. Masukkan 2 sendok makan biji wijen ke dalam adonan, kemudian aduk hingga seluruh bahan tercampur rata.
- Lapisi ubi. Masukkan potongan ubi ke dalam adonan. Aduk perlahan sampai seluruh permukaan ubi tertutup lapisan adonan secara merata.
- Panaskan minyak. Gunakan minyak dalam jumlah cukup banyak agar potongan ubi dapat terendam dengan baik ketika digoreng. Panaskan menggunakan api sedang.
- Goreng ubi. Masukkan ubi secara bertahap agar wajan tidak terlalu penuh. Goreng sampai bagian luarnya berubah menjadi kuning keemasan dan terasa renyah.
- Tiriskan. Angkat ubi goreng dan tiriskan hingga minyak berlebih berkurang. Sisihkan sebentar sambil menyiapkan karamel.
- Buat karamel. Masukkan gula pasir dan air ke dalam wajan. Masak dengan api kecil tanpa terlalu sering mengaduk sampai gula mulai mencair dan berubah menjadi warna cokelat keemasan.
- Tambahkan madu dan margarin. Masukkan madu serta margarin atau mentega, kemudian aduk cepat hingga seluruh bahan tercampur. Pastikan api tetap kecil agar karamel tidak cepat gosong.
- Masukkan ubi. Setelah karamel terbentuk, masukkan ubi goreng. Aduk atau balik dengan cepat menggunakan spatula sampai lapisan karamel menyelimuti permukaan ubi.
- Tambahkan wijen. Taburkan wijen sangrai di atas ubi yang sudah terlapisi karamel. Lakukan segera sebelum karamel mengeras.
- Dinginkan. Pindahkan ubi ke piring atau loyang yang sudah dialasi kertas roti. Pisahkan potongan ubi agar tidak saling menempel, kemudian diamkan beberapa menit sampai karamel mengeras.
Ubi goreng wijen dengan lapisan karamel pun siap disajikan. Camilan ini paling nikmat ketika lapisan karamelnya sudah mengeras tetapi bagian dalam ubi masih terasa lembut. Perpaduan tekstur tersebut membuat ubi goreng terasa lebih menarik dibandingkan ubi goreng biasa.
Tips Membuat Ubi Goreng Wijen Tetap Renyah
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil akhirnya tidak terlalu berminyak, lapisan tepung tetap renyah, dan karamel dapat menempel dengan baik pada ubi. Kesalahan kecil terutama ketika memasak karamel dapat membuat rasa menjadi pahit sehingga tahap ini sebaiknya dilakukan dengan lebih teliti.
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Pilih ubi yang segar. Gunakan ubi dengan kondisi baik dan tidak memiliki bagian yang lembek atau berlubang agar tekstur camilan lebih enak.
- Buat potongan seragam. Ukuran ubi yang hampir sama membuat seluruh potongan matang secara lebih merata ketika digoreng.
- Jangan membuat adonan terlalu encer. Adonan yang sedikit kental akan lebih mudah menempel pada permukaan ubi dan menghasilkan lapisan yang lebih terasa setelah digoreng.
- Gunakan api sedang saat menggoreng. Api yang terlalu besar dapat membuat bagian luar cepat cokelat sementara bagian dalam ubi belum cukup matang.
- Jangan memenuhi wajan. Goreng ubi dalam beberapa tahap supaya suhu minyak tidak turun terlalu drastis dan potongan ubi dapat matang dengan baik.
- Masak karamel dengan api kecil. Gula membutuhkan waktu untuk mencair dan berubah warna, sehingga penggunaan api kecil membantu mengurangi risiko karamel gosong.
- Jangan meninggalkan karamel. Setelah gula mulai berubah warna, proses karamelisasi berlangsung cukup cepat sehingga karamel perlu terus diperhatikan.
- Lapisi ubi segera. Masukkan ubi ketika karamel masih cair agar lapisannya dapat menempel secara merata sebelum mengeras.
- Pisahkan ubi setelah diberi karamel. Jangan menumpuk ubi yang baru selesai dilapisi karena potongan dapat saling menempel dan sulit dipisahkan ketika karamel sudah mengeras.
- Sajikan setelah karamel mengeras. Berikan waktu beberapa menit agar lapisan luar berubah menjadi lebih kokoh dan menghasilkan sensasi renyah ketika digigit.
Advertisement
Variasi Lain dari Ubi Goreng Wijen
Ubi goreng wijen dengan karamel dapat dikembangkan menjadi berbagai variasi sesuai selera. Jika ingin rasa yang lebih sederhana, karamel bisa dibuat tanpa madu sehingga rasa manisnya lebih dominan berasal dari gula. Sebaliknya, tambahan madu dapat memberikan rasa manis yang lebih lembut sekaligus membantu memberikan aroma khas pada lapisan luar ubi.
Untuk variasi yang lebih gurih, sebagian gula pada adonan dapat dikurangi kemudian ditambahkan sedikit bubuk kayu manis atau vanili. Biji wijen putih juga dapat diganti dengan wijen hitam untuk memberikan tampilan yang lebih kontras. Jika menyukai rasa yang sedikit berbeda, taburan kacang tanah sangrai yang dicincang kasar juga dapat ditambahkan setelah ubi dilapisi karamel.
Ubi juga tidak harus dipotong berbentuk stik. Potongan berbentuk korek api yang lebih tipis dapat menghasilkan tekstur yang lebih renyah, sedangkan potongan agak tebal akan memberikan bagian dalam yang lebih lembut. Dengan pilihan potongan dan tambahan bahan yang berbeda, satu resep dasar ini bisa menghasilkan beberapa jenis camilan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Ubi Goreng Wijen
1. Apakah ubi harus direbus sebelum digoreng?
Tidak perlu. Ubi dapat langsung dilapisi adonan dan digoreng hingga matang.
2. Mengapa karamel pada ubi cepat mengeras?
Karamel memang akan mengeras ketika suhunya turun, sehingga ubi perlu segera dilapisi dan dipisahkan setelah proses tersebut.
3. Apakah ubi putih bisa digunakan untuk resep ini?
Bisa. Ubi putih dapat digunakan sebagai alternatif ubi kuning sesuai selera.
4. Bagaimana agar ubi goreng tidak terlalu berminyak?
Pastikan minyak sudah cukup panas dan jangan memasukkan terlalu banyak ubi dalam satu waktu.
5. Apakah biji wijen bisa diganti dengan bahan lain?
Bisa. Biji wijen dapat diganti atau dikombinasikan dengan kacang tanah cincang, sesuai selera.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358560/original/025199000_1790390412-4cd48d34-989c-42d2-8424-fefa8b4cd127.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330623/original/062012700_1787393974-ChatGPT_Image_Aug_22__2026__05_10_13_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327973/original/033194000_1787131229-Ubi_Panggang_Garlic_Butter.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8218085/original/041138200_1781077635-15475646451035007697.jpeg)