Punya 3 Wakil Menteri, Tito Karnavian Akan Bagi Tugas Wamendagri Sesuai Zona Waktu Indonesia

Dia menyampaikan Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki tiga zona waktu

Diterbitkan 08 Oktober 2025, 19:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mendagri Tito Karnavian memiliki tiga Wamendagri untuk meringankan tugasnya.
  • Wamendagri akan dibagi tugas berdasarkan zona waktu Indonesia.
  • Wamendagri akan datangi daerah bermasalah untuk identifikasi isu.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan tugasnya semakin ringan usai memiliki tiga Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri). Nantinya, Tito akan membagi tugas kepada tiga wakil menteri sesuai zona waktu.

"Itu nanti 3 Wamen, tugas saya jauh lebih ringan, tinggal bagi-bagi tugas semua, evaluasi," kata Tito di Istana Negara Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Tito sebelumnya memiliki dua Wamendagri yakni, Bima Arya dan Ribka Haluk yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Oktober 2025. Prabowo kembali melantik Komjen Akhmad Wiyagus sebagai Wamendagri pada Rabu (8/10/2025).

"Bagus. Dengan penugasan oleh Bapak presiden, ke kemendagri, ada 3 berarti wamen, saya tinggal bagi saja nanti," ujar Tito

Dia menyampaikan Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki tiga zona waktu. Tito menjelaskan masing-masing Wamendagri akan ditugaskan di zona waktu bagian barat, tengah, dan timur.

"Jadi saya tinggal bagi tugas saja nanti 3 wamen, ada nanti yang koordinator bagian barat, bagian tengah, dan bagian timur," jelas Tito.

 

Zona Waktu

Menurut dia, akan ada Wamendagri yang ditugaskan khusus di bagian barat seperti, Pulau Jawa dan Sumatera. Kemudian, ada yang ditugaskan di Kalimantan dan Sulawesi, dan satu wamen lainnya bertugas di wilayah timur.

"Ya time zone ya, misalnya jawa Sumatera, mungkin nanti pak satu wamen. Kemudian untuk Kalimantan dan Sulawesi satu wamen, tuh tugasnya berat. Ya kemudian Maluku, Papua dan Bali, Nusa Tenggara satu wamen," tutur dia.

 

Datangi Daerah

Tito akan meminta ketiga Wamendagri berkunjung mendatangi daerah-daerah yang tingkat inflasinya tinggi, kemiskinan tinggi, dan memiliki konflik khusus. Hal ini agar Kementerian Dalam Negeri mengetahui detail masalah-masalah yang dialami setiap daerah.

"Bayangkan ada 38 provinsi, 98 kota, 416 Kabupaten ya, lebih dari 70.000 desa. Itu harus kita datangi satu persatu. Jadi supaya tahu persis permasalahannya," ucap Tito.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6