Warga Depok Bubarkan Puluhan Pelajar Bermotor Tawuran di Kolong Tol Desari

Beberapa pengendara yang melintas menggunakan sepeda motor, ikut membantu membubarkan dan berusaha menangkap pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam.

Diterbitkan 25 September 2025, 00:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Warga menggagalkan tawuran pelajar bermotor di kolong Tol Depok-Antasari.
  • Satu pelajar diamankan bersama senjata tajam dan sepeda motor oleh warga.
  • Polres Metro Depok mengapresiasi kolaborasi warga dalam menjaga ketertiban.

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah pelajar mengenakan pakaian bebas dan jaket, menggunakan sepeda motor melakukan tawuran. Aksi remaja bermotor melakukan tawuran berhasil digagalkan warga di dekat kolong Tol Depok-Antasari (Desari).

Menanggapi kejadian aksi tawuran pelajar bermotor, Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi membenarkan adanya kejadian pelajar melakukan tawuran. Hal itu terjadi pada Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Iya, ada satu orang yang diamankan,” ujar Made, Rabu (24/9/2025).

Berdasarkan rekaman video, sejumah pelajar menggunakan sepeda motor melintas di tikungan dekat kolong tol Jalan Krukut raya. Beberapa pelajar yang menggunakan sepeda motor tampak membawa senjata tajam.

“Melihat itu, warga langsung melakukan pencegahan,” jelas Made.

Warga berusaha melakukan pembubaran pelajar menggunakan sepeda motor yang melakukan tawuran. Beberapa pengendara yang melintas menggunakan sepeda motor, ikut membantu membubarkan dan berusaha menangkap pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam.

“Para pelajar itu diduga melakukan tawuran berusaha melarikan diri setelah dibubarkan warga,” ucap Made.

Para pelajar bermotor berusaha melarikan diri saat warga turun ke jalan melakukan pembubaran. Aksi warga yang melakukan pembubaran berhasil menangkap satu pelajar yang melakukan tawuran beserta senjata tajam.

“Ada senjata tajam celurit dan sepeda motor jenis metik yang digunakan remaja saat melakukan tawuran telah diamankan,” terang Made.

Made mengungkapkan, Polsek Cinere usai menerima laporan dari warga, langsung mendatangi lokasi kejadian. Polsek Cinere mengamankan pelajar dan senjata tajam yang sebelumnya telah diamankan terlebih dahulu oleh warga dan pengurus lingkungan.

“Iya langsung di bawa ke Polsek Cinere,” ungkap Made.

 

Ajakan Teman

Berdasarkan pemeriksaan sementara, lanjut Made, pelajar yang tertangkap mengaku mendapatkan ajakan dari temannya melakukan tawuran. Pelajar yang tertangkap mengelak senjata tajam yang diamankan bukan miliknya.

“Menurut keterangan satu orang yang diamankan, jika yang tawuran antara kelompok sekolah Citra Negara melawan kelompok Sersan,” ungkap Made.

Dari penyelidikan sementara, senjata tajam yang diamankan tidak dalam penguasaan pelajar yang tertangkap. Polsek Cinere berusaha melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait tawuran pelajar bermotor.

“Saat ini Polsek Cinere masih melakukan penyelidikan lebih dalam terkait pelajar bermotor yang dibubarkan warga,” tutur Made.

 

Kolaborasi

Made menambahkan, Polres Metro Depok dan Polsek Cinere mengapresiasi respons cepat warga berusaha mencegah aksi tawuran pelajar. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tugas bersama bukan hanya kepolisian semata.

“Jadi ini pentingnya kolaborasi antara polisi dan masyarakat dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat,” pungkas Made.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6