Bahlil Dorong Legislator Golkar Dekati Rakyat dan Kawal APBD

Bahlil meminta agar kader-kadernya di wilayah dapat mengawal anggaran daerah agar benar-benar menyentuh kepentingan rakyat.

Diperbarui 23 September 2025, 10:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bahlil dorong kader Golkar dekat rakyat dan dengar aspirasi mereka.
  • Kader Golkar diminta kawal anggaran daerah agar menyentuh kepentingan rakyat.
  • Golkar wajib dukung penuh program pemerintah pusat dan daerah.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mendorong seluruh kadernya di legislatif untuk dekat dengan rakyat. Kuncinya, selalu mendengar aspirasi disuarakan. Hal itu disampaikan Bahlil saat konsolidasi fungsional bimbingan teknis (Bimtek) bagi seluruh anggota Fraksi Partai Golkar yang duduk di kursi legislatif dari tingkat pusat hingga daerah.

“Tujuannya adalah kita meminta kepada seluruh anggota DPR, kabupaten/kota dan provinsi, harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat ketika ada aspirasi yang mau disampaikan,” kata Bahlil di Pullman Hotel Central Park, Jakarta Barat, Senin (22/9/2025) malam.

Bahlil meyakini, bimtek bertujuan untuk memperkuat peran anggota legislatif Golkar di semua tingkat agar lebih peka dengan apa yang dirasakan rakyat.

Selain itu, Bahlil juga meminta agar kader-kadernya di wilayah dapat mengawal anggaran daerah agar benar-benar menyentuh kepentingan rakyat.

“Kami juga meminta kepada teman-teman bahwa dalam proses penyusunan APBD, anggaran harus betul-betul sebanyak-banyaknya bisa langsung tersentuh langsung kepada rakyat,” tegasnya.

"Partai Golkar juga berkewajiban mendukung penuh program pemerintah pusat maupun daerah, menyukseskan program-program Bapak Presiden terkait dengan makanan bergizi, koperasi merah putih, hilirisasi, kedaulatan energi, kedaulatan pangan, dan semua yang menjadi program pemerintah,” beber Bahlil.

 

Barisan Terdepan

Sebagai partai pendukung pemerintah, Bahlil memastikan Golkar berada di barisan terdepan dalam mengawal kebijakan Presiden.

“Golkar sebagai partai pendukung pemerintah dan dalam koalisi adalah partai nomor satu karena mempunyai 102 kursi dan hampir 3.000 DPR kabupaten kota itu harus betul-betul berada pada garda terdepan untuk menyukseskan mengawal program-program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” dia menandasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6