Liputan6.com, Jakarta - Istana Negara menanggapi penyitaan buku Karl Marx karya Franz Magnis-Suseno, Anarkisme karya Emma Goldman, hingga Strategi Perang Gerilya Che Guevara milik salah satu pendemo yang ditangkap Polda Jawa Timur. Pengusutan ini buntut keterlibatan mereka dalam kerusuhan demo Surabaya pada Agustus 2025 lalu.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengaku belum mengetahui lebih jauh perihal penyitaan buku tersebut. Namun menurutnya, tidak ada larangan bagi masyarakat untuk membaca apapun.
“Aku belum monitor, tapi kalau larangan membaca buku yang tentunya kan tidak ada,” tutur Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/9/2025).
Advertisement
Polisi Selidiki Kasus Lewat Alat Bukti
Di tempat terpisah, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo mengulas relevansi penyitaan buku dengan kerusuhan hingga tindak pidana perusakan fasilitas umum.
“Konstruksi perbuatan para tersangka yang disampaikan oleh polda-polda, baik di Jawa Timur, Jawa Barat, kan konstruksi terhadap perbuatan. Di mana hukum positif negara yang mengatur terkait dengan perbuatan seseorang. Itu yang lebih objektif,” kata Trunoyudo di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Trunoyudo mengatakan, di dalam hukum negara bahwa perbuatan seseorang yang dikonstruksikan melanggar suatu tindak pidana mesti berdasarkan alat bukti yang ada.
“Tidak hanya itu, itu tentu bisa dilakukan pemidanaan sesuai dengan proses penyidikan faktual yang didapati berdasarkan alat bukti oleh penyidik,” ujarnya.
Advertisement
Polisi Sita Karl Marx hingga Che Guevara
Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) mengamankan 18 pelaku demo anarkis yang berlangsung akhir Agustus kemarin. Polisi juga menyita buku Karl Marx karya Franz Magnis-Suseno, Anarkisme karya Emma Goldman, Kisah Para Diktator karya Jules Archer, Strategi Perang Gerilya Che Guevara dari tangan salah satu pelaku.
Direskrimum Polda Jawa Timur Kombes Pol Widi Atmoko mengungkapkan, perusakan pos polisi Waru dan penyerangan aparat dengan bebatuan itu terjadi pada Sabtu 30 Agustus kemarin.
"Saat itu terdapat massa aksi dari arah Kota Surabaya akan memasuki wilayah Sidoarjo diminta oleh petugas untuk berbalik arah, namun tiba-tiba massa melakukan penyerangan dengan cara melempar batu ke arah petugas dan pos polisi," kata Widi di Mapolda Jatim, Kamis (18/09/2025).
"Selain itu, massa juga melakukan pengeroyokan kepada petugas di Pos Polisi Waru yang mengakibatkan seorang anggota Polresta Sidoarjo mengalami luka-luka di kepala," imbuh Widi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262534/original/058192400_1781834566-091123000_1781254919-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_15.37.48__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8803378/original/051416900_1782904086-47265.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8800132/original/083777700_1782902918-47248.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2853426/original/065706300_1563172222-anggota-polisi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8800132/original/083777700_1782902918-47248.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2853426/original/065706300_1563172222-anggota-polisi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8680118/original/084674400_1782728468-IMG-20260629-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8546248/original/055983900_1782487868-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_22.25.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8547478/original/026135100_1782489514-1186643.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562151/original/092484300_1776790649-Prabowo_Dudung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8412492/original/062584200_1782296555-Screenshot_2026-06-24_171913.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8396393/original/062125800_1782277425-Teddy_Prabowo.jpeg)