Liputan6.com, Jakarta Oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) ikut diperiksa dalam kasus penculikan disertai pembunuhan MIP, kepala cabang bank BUMN. Sampai saat ini, polisi sudah menetapkan 15 tersangka, delapan orang inisialnya sudah diungkap, tujuh belum.
Hal itu dibenarkan Komandan Polisi Militer Kodam Jaya, Kolonel Cpm Donny Agus Priyanto.
"Betul,” katanya kepada wartawan, Rabu (10/9/2025).
Advertisement
Identitas TNI Belum Diungkap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5323623/original/029001900_1755783329-IMG_7065.jpeg)
Namun, Donny belum bicara gamblang terkait peran anggota TNI ini. Dia beralasan, pihak penyidik masih terus mendalami.
"Saat ini sedang kita dalami terkait dugaan keterlibatannya,” ucap dia.
Advertisement
Penjelasan Kapuspen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325910/original/096184500_1756045053-Blue_and_White_Modern_Highschool_Id_Card__1_.jpg)
Terpisah, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Freddy Ardianzah mengaku belum mendapatkan informasi mengenai hal ini.
Namun, Freddy menegaskan TNI sangat serius menanggapi setiap dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan prajurit, apalagi jika berkaitan dengan tindak pidana berat seperti pembunuhan.
"TNI berkomitmen, siapa pun prajurit yang memenuhi unsur-unsur pelanggaran Hukum, terbukti melakukan pelanggaran atau tindak pidana akan diproses secara tegas sesuai aturan hukum yang berlaku," tandas dia.
4 Klaster Tewasnya Kacab Bank
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5324088/original/020668300_1755839954-IMG_1507.jpg)
Sebelumnya, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim menyebut ada empat klaster di balik tewasnya MIP. Klaster pertama terkait otak pembunuhan. Kedua, pembuntut. Ketiga, penculik. Keempat, eskekutor yang menganiaya korban hingga tewas. Dari empat klaster itu, 15 orang sudah ditangkap. Penangkapan dilakukan secara terpisah.
"Yang sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka sudah 15 orang yaitu aktor intelektual, kluster yang membuntuti, kluster yang menculik dan kluster penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan membuang korban," kata Abdul Rahim, Rabu (27/8/2025).
Advertisement
Otak Pembunuhan Dwi Hartono
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5328957/original/090996000_1756270983-WhatsApp_Image_2025-08-27_at_11.56.01.jpeg)
Empat orang tersangka merupakan pelaku penculikan. Mereka yakni AT, RS, RAH, dan RW. Sedangkan empat orang lainnya otak dari penculikan dan pembunuhan. Mereka berinisial YJ, AA, C, dan Dwi Hartono. Sisanya, tujuh orang belum terungkap identitasnya.
Dwi Hartono merupakan otak di balik penculikan MIP. Dia memerintahkan empat orang untuk menculik MIP di parkiran sebuah supermarket Jakarta Timur.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5323628/original/020999300_1755783929-IMG_7044.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3594220/original/032588200_1633508023-peristiwa-5-oktober-lahirnya-tentara-nasional-indonesia-begini-sejarahnya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261359/original/027652100_1781697976-WhatsApp_Image_2026-06-17_at_18.59.09__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8948654/original/093090600_1782969498-1000364276.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8596205/original/024918400_1782567283-5-anggota-OPM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8430043/original/003749400_1782319438-1001465798.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5282449/original/090034000_1752476049-photo_2025-07-12-18.23.13.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8671572/original/037280300_1782709904-Jepretan_Layar_2026-06-26_pukul_12.07.20.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913778/original/099751800_1643088559-20220125-TNI-AD-Gelar-Pasukan-Monas-9.jpg)