Ahmad Dhani Ungkap Pesan Prabowo di Rapat Tertutup Kertanegara, Langsung Usul Bikin UU Anti Flexing

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh anggota Fraksi Partai Gerindra, DPR di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2025).

Diperbarui 08 September 2025, 22:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo instruksikan anggota Gerindra DPR agar tidak flexing.
  • Ahmad Dhani usulkan UU Anti-Flexing, didukung Sufmi Dasco.
  • UU Anti-Flexing diharapkan digulirkan Komisi I DPR.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh anggota Fraksi Partai Gerindra, DPR di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2025).

Isi pertemuan diungkap oleh Ahmad Dhani, musisi yang juga anggota Komisi X DPR dari Fraksi Gerindra.

"Arahannya banyak. Cuma tadi satu yang paling penting, jadi Bapak Prabowo menyarankan supaya anggota DPR Gerindra itu tidak boleh flexing," kata Ahmad Dhani kepada wartawan, Senin (8/9/2025).

Menurut Dhani, dirinya sepakat dengan instruksi tersebut. Ia mengaku selama ini tidak pernah melakukan flexing.

"Saya juga iya-iya saja. Wong saya tidak pernah flexing kan ya," ucap dia.

 

UU Anti Flexing

Atas hal itu, Dhani mengusulkan ide untuk membuat Undang-Undang Anti-Flexing. Usulan itu juga telah disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad yang hadir di Kertanegara.

"Dan akhirnya saya tadi mengusulkan kepada pimpinan, Bang Dasco, bahwa harus ada undang-undang anti-flexing seperti di China. Dan Bang Dasco setuju. Mudah-mudahan komisi I nanti akan menggulirkan undang-undang anti-flexing sehingga orang Indonesia tidak ada yang flexing lagi," ujar dia.

Ditanya lebih jauh soal pembahasan perubahan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), Dhani menepis. 

"Enggak. Enggak ada. Yang paling penting tadi menurut saya, buat saya, yang paling penting itu undang-undang anti-flexing. Yang lainnya saya enggak tahu," terang Dhani.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6