Kesempatan Emas untuk UMKM, Tri Tito Karnavian Harap Dekranas Award Lebih Dikenal dan Diikuti Berbagai Daerah

Tri berharap agar ajang ini semakin dikenal luas masyarakat. Ia pun menyoroti pentingnya melembagakan Dekranas Award.

Diperbarui 22 Agustus 2025, 07:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Dekranas Award diharapkan lebih dikenal luas dan diikuti banyak daerah.
  • Sosialisasi gencar diperlukan untuk meningkatkan partisipasi perajin.
  • Ajang Dekranas Award perlu dilembagakan agar keberlanjutannya terjaga.

Liputan6.com, Jakarta Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Tri Tito Karnavian, menyampaikan harapannya agar ajang Dekranas Award semakin dikenal luas dan diikuti lebih banyak daerah di Indonesia. Hal ini ia sampaikan dalam acara Pembukaan Penjurian Tahap III Dekranas Award yang berlangsung di Rumah Kriya Asri, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Tri menyoroti bahwa jumlah peserta yang mendaftar masih tergolong minim, meskipun pendaftaran telah dibuka sejak 19 Juni hingga 16 Juli 2025. Padahal, ajang ini merupakan kesempatan emas bagi para perajin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menampilkan produk unggulan berbahan keramik, serat alam, kayu, kain, rajutan, logam, serta berbagai material olahan lainnya.

“Ternyata memang diperlukan effort agar mendorong daerah-daerah mendaftarkan perajin-perajin atau produk-produk yang ada. Ternyata memang ini potensinya luar biasa dari provinsi, kabupaten/kota yang ada ini di Indonesia,” katanya.

Dibutuhkan Strategi Sosialisasi yang Lebih Gencar

Tri mencontohkan, jika setiap Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota mengirim rata-rata dua karya, maka bisa terkumpul sekitar 1.200 produk dari seluruh Indonesia. Karena itu, diperlukan strategi sosialisasi yang lebih gencar agar informasi ini menjangkau seluruh daerah.

“Dua saja sudah luar biasa. Bagaimana kalau mereka mengirimkan lima misalnya? Kita yakin bahwa perajin di daerah-daerah itu kan pasti lebih dari dua,” terangnya.

Tri menjelaskan, Dekranas Award pada awalnya merupakan program bersama Kementerian Perdagangan, kemudian dikembangkan melalui kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ke depan, ia berharap ajang ini memiliki prosedur baku mulai dari tahap awal hingga akhir, termasuk struktur kepanitiaan yang jelas.

“Ini dilaksanakan bersama Kementerian Perdagangan waktu itu. Namun memang yang dilaksanakan adalah pengurus yang bekerja sama langsung,” ujarnya.

Pentingnya Melembagakan Dekranas Award

Lebih lanjut, Tri menekankan pentingnya melembagakan Dekranas Award agar keberlanjutannya terjaga meski terjadi pergantian kepengurusan. Ia juga mendorong agar Dekranas senantiasa melanjutkan program pemerintah dengan semangat berkesinambungan. “Alhamdulillah, kita hari ini akhirnya bisa melaksanakan tahap akhir Dekranas Award 2025 ini,” imbuhnya.

Tri juga menyampaikan, para perajin yang mengikuti ajang ini tentu menunggu hasil penjurian. Siapa pun pemenangnya diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain, sekaligus memotivasi perajin di seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas produk kerajinan nusantara.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6