Wajah-wajah Siswa Sekolah Rakyat Jadi Paduan Suara di Istana pada HUT ke-80 RI

Ratusan siswa ini merupakan perwakilan dari berbagai Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Diperbarui 17 Agustus 2025, 10:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • 100 pelajar Sekolah Rakyat tampil sebagai paduan suara di HUT ke-80 RI di Istana Merdeka.
  • Menteri Sosial Gus Ipul bangga atas partisipasi mereka, berharap memotivasi siswa lain.
  • Kehadiran mereka simbol pendidikan inklusif dan kesempatan bagi anak kurang mampu.

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 100 pelajar Sekolah Rakyat dari berbagai daerah tampil sebagai paduan suara dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi para pelajar tersebut.

“Adik-adik paduan suara yang hari ini tampil mewakili sekolah rakyat dari beragam daerah. Tentu saya sangat bangga dengan penampilan adik-adik kita ini. Kami berharap ini dapat memotivasi siswa-siswi lain,” kata Gus Ipul dalam keterangan resminya.

Para pelajar Sekolah Rakyat dijadwalkan membawakan lagu Hari Merdeka setelah upacara penaikan bendera Merah Putih oleh Paskibraka.

Ratusan siswa ini merupakan perwakilan dari berbagai Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Enam sekolah masing-masing mengirim satu siswa, yakni SRMA 01 Aceh Besar (Sentra Darussa’adah Aceh), SR Terintegrasi 9 Banjar Baru (BBPPK), SRMP 19 Kupang (Sentra Efata Kupang), SRMA 29 Jayapura (BBPPKS), SRMP 23 Makassar (Sentra Wirajaya Makassar), dan SRMP 11 Bandung Barat (Sentra Wyataguna Bandung 2).

Selain itu, SRMA 10 Jakarta (Pusdiklatbangprof), SRMA 13 Bekasi (STPL), SRMA 9 Jakarta (Sentra Mulya Jaya), dan SRMA 12 Bogor (Sentra Galih Pakuan) masing-masing mengirimkan 18 siswa. SRMP 10 Bogor (STIS Cibinong) dan SRMP 6 Jakarta Timur (Sentra Handayani) menurunkan masing-masing 11 siswa.

 

Haru Tampil di Istana

Salah satu peserta, Naila (12), siswi asal Makassar, mengaku terharu bisa tampil di Istana Merdeka. Ia menilai tekad Presiden Prabowo Subianto menghadirkan pendidikan gratis melalui Sekolah Rakyat telah membuka jalan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk tetap meraih pendidikan berkualitas.

Selain Naila, ada Rasya dan Jaka dari Sekolah Rakyat Bogor yang mendapat undangan khusus dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk menyaksikan upacara Paskibraka di Istana Negara.

Ada pula Erni Andayani, siswi SRMA 12 Bogor, yang sebelumnya menuliskan surat berisi ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas gagasan pendirian Sekolah Rakyat.

Kehadiran para pelajar ini bukan hanya memeriahkan perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi simbol hadirnya pendidikan inklusif yang memberi kesempatan lebih luas bagi generasi muda Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6