Kronologi Maling Motor di Jakbar Lepaskan Senpi saat Disergap, Berakhir Tewas usai Diamuk Massa

Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak menerangkan, pihak kepolisian telah memeriksa tiga orang saksi untuk mengungkap kasus ini. Adapun, mereka adalah Ketua RT dan sekuriti setempat, serta seorang warga.

Diperbarui 10 Agustus 2025, 14:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Terduga maling motor tewas dihakimi massa di Rusunawa Daan Mogot, Cengkareng.
  • Pelaku, S (37), kepergok mencuri dan sempat menembak saat kabur.
  • Polisi tangani kasus ini setelah S meninggal di RSUD Cengkareng.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang terduga maling motor berinisial S (37), tewas setelah dihakimi warga usai kepergok mencuri sebuah motor yang terpakir di Rusunawa Daan Mogot, Tower 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis, 7 Agustus 2025 sore.

 

Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak menerangkan, pihak kepolisian telah memeriksa tiga orang saksi untuk mengungkap kasus ini. Adapun, mereka adalah Ketua RT dan sekuriti setempat, serta seorang warga.

Menurut kesaksian mereka, awalnya ada orang mencurigakan yang bukan penghuni masuk ke area rusun. Diduga ia hendak mencuri sepeda motor matic.

"Ketua RT setempat mendapat laporan warga bahwa pelaku sudah keluar dari area rusuh lalu kembali untuk mengambil motor honda beat," kata Reonald dalam keterangan tertulis, Minggu (10/8/2025).

Saat dimintai identitas, bukannya menjawab, S malah kabur sambil menembak ke udara. Seorang satpam, T, mencoba menghadang, namun S malah mengarahkan pistol ke arah sekuriti tersebut.

"Pelaku menondongkan senjata dan kembali menembak ke udara sebelum melarikan diri," ucap dia.

 

Dikeroyok Massa

Saat melarikan diri, Reonald menyatakan pelaku kembali memuntahkan peluru ke arah salah seorang warga yang saat itu mengejarnya, namun peluru meleset.

Pelarian S berakhir ketika ia terjatuh. Massa yang marah langsung mengeroyoknya. Polisi yang datang ke lokasi mengamankan pelaku beserta barang bukti senjata api. S dibawa ke RSUD Cengkareng, namun nyawanya tak tertolong. Kasus ini kini ditangani Polsek Cengkareng.

"Pelaku dibawa ke RSUD Cengkareng unuk mendapatkan penangana dari pihak rumah sakit tidak lama kemudian pelaku dinyatakan meninggal dunia. Kasus ini sedang ditangani Polsek Cengkareng," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6