Momen Prabowo Beri Tugas Baru ke Seskab Teddy untuk Atur Laporan Menteri di Sidang Kabinet

Presiden Prabowo Subianto meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk mengatur laporan masing-masing menteri saat sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Diperbarui 06 Agustus 2025, 18:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden minta Seskab atur laporan menteri saat sidang kabinet paripurna.
  • Prioritaskan laporan bidang pangan, energi, kemiskinan, SDM, kesehatan, perumahan.
  • Sri Mulyani laporkan rancangan APBN 2026, wartawan diminta tinggalkan ruangan.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk mengatur laporan masing-masing menteri saat sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (6/8/2025). Hal ini disampaikan Prabowo usai menyampaikan arahan saat sidang kabinet paripurna.

Awalnya, Prabowo mempersilahkan beberapa menteri untuk melaporkan kondisi kementeriannya masing-masing. Prabowo memprioritaskan di bidang pangan, energi, pemberantasan kemiskinan dan kelaparan, pembangunan SDM, kesehatan, hingga perumahan.

"Saya persilahkan Sekretaris Kabinet untuk mengatur laporan masing-masing," kata Prabowo.

Seskab Teddy pun langsung mengambil alih dan mengatur menteri-menteri melaporkan bidang kerjanya. Dia mempersilahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk lebih dulu menyampaikan laporan.

Selanjutnya, laporan disusul dengan Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

"Yang terhormat Bapak Presiden, Bapak Wapres, setelah ini kita akan laksanakan laporan dari masing-masing kementerian, terkait program prioritas diawali dari laporan Ibu Menteri Keuangan," tutur Teddy.

 

Menteri Lainnya

"Selanjutnya Menteri Investasi, Menteri Pertanian, Menteri ESDM, Kepala Badan Gizi Nasional, Menteri Sosial, Menko Pangan, dan selanjutnya Menteri Dikdasmen, dan Mendikti. Dipersilakan untuk Ibu Menteri Keuangan," sambung dia.

Sri Mulyani pun melaporkan rancangan APBN 2026 yang rencananya disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR/DPR pada 15 Agustus 2025. Namun, Sri mengingatkan Prabowo apakah wartawan perlu ikut mendengarkan laporan tersebut.

"Kami ingin menyampaikan rancangan APBN 2026. Namun karena ini adalah persiapan nota keuangan Bapak apakah pers masih ada di sini karena nanti bapak tanggal 15 akan menyampaikan di depan DPR," ujar Sri.

 

Awak Media Diminta Tinggalkan Ruangan Sidang Kabinet

Prabowo pun langsung mempersilahkan awak media meninggalkan ruang sidang kabinet. Namum, Prabowo menekankan dirinya tak mengusir wartawan.

"Baik terima kasih sahabat-sahabat pers sudah disiapkan makanan minuman yang baik. Ngusirnya secara halus. Enggak mengusir," ucap Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6