Liputan6.com, Jakarta- Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsma I Nyoman Suadnyana, menyampaikan bahwa TNI AU akan membentuk tim khusus untuk mengusut penyebab jatuhnya pesawat latih di kawasan Ciampea, Bogor, Jawa Barat.
Kecelakaan tragis yang terjadi pada Minggu (3/8) itu menewaskan Marsekal Pertama (Marsma) Fajar Adriyanto dan menyebabkan satu korban lainnya luka-luka.
"Untuk investigasi, akan dibentuk tim khusus. Karena ini pesawat FASI, berada di bawah Aspot Dirga," kata Nyoman saat dihubungi pada Rabu (6/8).
Advertisement
Hingga kini, hasil penyelidikan belum keluar. Tim investigasi masih akan bekerja mengumpulkan data serta menganalisis penyebab insiden.
"Belum ada hasil yang bisa diumumkan. Tapi kalau nanti sudah ada, akan kami sampaikan secara resmi," tegasnya.
Pesawat Laik Terbang
Kapuspen menambahkan, kondisi pesawat dipastikan laik terbang.
"(Kondisi) Bagus, karena kan paginya sudah terbang pesawat itu. Beliau yang kedua, yang pertamanya sudah selesai," tegasnya.
Akibat peristiwa itu, kerusakan pesawat latih yang ditumpangi Marsekal Pertama (Marsma) Fajar Adriyanto lebih dari 50 persen.
"(Kerusakan) Itu sekitar lebih dari 50%, pesawat itu sudah hampir 50% habis sudah rusak," katanya.
Advertisement
Korban Selamat Belum Bisa Diperiksa
Proses penyelidikan belum dapat berjalan maksimal karena salah satu korban selamat, yang merupakan copilot, masih dalam kondisi trauma.
"Masih diselidiki penyebabnya, karena copilot baru sadar kemarin. Tapi masih trauma, jadi belum bisa diajak bicara," ujarnya.
Menurut Nyoman, pihaknya sangat berhati-hati dalam proses pemeriksaan, agar kondisi mental korban tak semakin terganggu.
"Kita mau ajak ngobrol juga enggak bisa takut nanti jadi masalah lagi," ungkapnya.
Copilot yang selamat mengalami luka lecet, diduga akibat benturan saat insiden.
"Lecet lecet saja, mungkin karena bantingan tapi sudah sadar kemarin sore," pungkasnya.
Kronologi Pesawat FASI Jatuh
Pesawat latih milik FASI (Federasi Aerosport Seluruh Indonesia) jatuh di kawasan Ciampea, Bogor, Jawa Barat (Jawa Barat) pada Minggu, 3 Agustus 2025.
Kadispen AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI, I Nyoman Suadnyana menyampaikan kronologi kecelakaan tersebut. Dia menyebut, pesawat lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja pukul 09.08 WIB.
Penerbangan ini dalam rangka misi latihan profisiensi penerbangan olahraga dirgantara sebagai bagian dari pembinaan dan pemeliharaan kemampuan.
"Sekitar pukul 09.19 WIB, pesawat mengalami hilang kontak," jelas Nyoman.
Artinya, pesawat hilang kontak 11 menit setelah lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja. Nyoman melanjutkan, tak lama setelah hilang kontak, pesawat ditemukan jatuh di sekitar TPU Astana.
"Kedua awak langsung dievakuasi ke RSAU dr. M. Hassan Toto, namun Marsma TNI Fajar dinyatakan meninggal setibanya di rumah sakit," tutur Nyoman.
Nyoman menjelaskan, penerbangan dilakukan dalam kapasitas Marsma TNI Fajar sebagai pilot dan Roni sebagai co-pilot. Kegiatan ini merupakan bagian dari latihan rutin pembinaan kemampuan personel FASI atau induk olahraga dirgantara nasional yang berada di bawah binaan TNI AU.
"Penerbangan telah dilengkapi Surat Izin Terbang (SIT) nomor SIT/1484/VIII/2025 yang diterbitkan Lanud Atang Sendjaja. Pesawat dinyatakan laik terbang dan merupakan sortie kedua pada hari itu," jelas Nyoman.
 Sumber: Merdeka.com
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318340/original/035315600_1786092351-Screenshot_2026-08-07_154428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317456/original/060618600_1786013917-Screenshot_2026-08-06_164447.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5304061/original/017511800_1754199549-1000973050.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8537825/original/081136800_1782473206-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573512/original/020087400_1777930431-alexander-maron-v-VOe6q8KeM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3897202/original/069759400_1641533949-20220107-Latihan-Tempur-Militer-Taiwan-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2806771/original/066057700_1557974770-20190516-Tarif-Batas-Atas-Tiket-Pesawat-Turun-FANANI-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5376982/original/062419800_1760070989-iPhone_17_Pro_Series_01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313374/original/044469500_1785638197-per2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312687/original/023528800_1785551189-3001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516928/original/038794000_1772370567-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054148/original/059857700_1734393539-batik.jpg)