Kopdes Merah Putih Bukan Koperasi Biasa, Tetapi Ekosistem Ekonomi Desa

Program ini merupakan kerja sama lintas kementerian, melibatkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Kementerian Koperasi dan UKM, serta dukungan dari pemerintah daerah dan BUMDes.

Diperbarui 21 Juli 2025, 20:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden resmikan 80 ribu Kopdes Merah Putih di Klaten.
  • Koperasi multifungsi layani simpan pinjam hingga pemasaran UMKM.
  • Target pemerintah: seluruh desa punya koperasi Merah Putih.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan peluncuran 80 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). Peresmian ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa berbasis gotong royong dan kemandirian warga.

Acara peresmian digelar di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, dan dihadiri ribuan kepala desa serta tokoh masyarakat dari berbagai daerah.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, secara resmi meluncurkan kelembagaan 80 ribu koperasi desa dan kelurahan Merah Putih," ujar Presiden dalam sambutannya.

Fokus pada Pemberdayaan dan Kemandirian, Koperasi Merah Putih dirancang sebagai koperasi multifungsi yang tidak hanya melayani simpan-pinjam, tapi juga mengelola sektor produksi, distribusi hasil pertanian, pemasaran produk UMKM, hingga layanan digital dan logistik desa.

Program ini merupakan kerja sama lintas kementerian, melibatkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Kementerian Koperasi dan UKM, serta dukungan dari pemerintah daerah dan BUMDes.

 

Tulang Punggung Ekonomi Lokal

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto, menyampaikan bahwa koperasi ini akan menjadi tulang punggung ekonomi lokal yang dikelola langsung oleh warga desa.

"Ini bukan koperasi biasa. Ini adalah model kelembagaan ekonomi desa berbasis ekosistem. Kami mendorong keterlibatan aktif masyarakat desa sebagai pelaku utama," jelas Yandri.

Pemerintah menargetkan seluruh desa dan kelurahan di Indonesia memiliki koperasi Merah Putih dalam lima tahun ke depan. Pada tahap awal, program ini akan didukung pendanaan dari LPDB Kemenkop UKM, Bank daerah, serta BUMDes dan mitra swasta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6