Said Abdullah Sebut PDIP Tak Khawatir Perubahan Logo PSI: Banteng Punya Brand Sendiri

Said menegaskan partainya tidak merasa khawatir atau terancam dengan perubahan logo baru Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dinilai publik mirip dengan identitas visual PDIP.

Diperbarui 17 Juli 2025, 18:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • PDIP tak khawatir logo baru PSI mirip warna partai mereka.
  • Basis pemilih PDIP solid sejak lama dan terus berkembang.
  • Jokowi sebut PSI 'Partai Super Tbk' simbol keterbukaan.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Sumber Daya, Said Abdullah, menanggapi santai perubahan logo Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini menampilkan kepala gajah berwarna merah dengan badan hitam. 

Said menyebut bahwa PDIP tidak merasa terancam, meski warna baru PSI dinilai sebagian pihak identik dengan warna khas PDIP.

"Logo banteng sudah punya brand sendiri. Saya tidak bisa mengomentari logo partai lain. Saya lebih baik menjaga, membesarkan, menguatkan, dan mengembangkan partai sendiri," kata Said saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen. Senayan. Kamis (17/7/2025).

Saat disinggung soal dugaan strategi rebranding PSI untuk merebut pemilih PDIP, Said mengatakan bahwa basis pemilih PDIP sudah solid dan terus berkembang.

"Pemilih PDIP itu kami punya bangsa sendiri, yang dari dulu sejak (tahun) 55. Dan justru semakin berkembang. Kalau itu enggak khawatir," ujar Ketua Banggar DPR itu.

 

Gambar Gajah di Logo PSI

Sebelumnya, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memperkenalkan logo baru partainya saat kampanye di Brebes, Jawa Tengah. Logo tersebut menampilkan gambar gajah dengan kepala merah dan badan hitam atau putih. 

PSI akan menggelar kongres nasional pada 19–20 Juli 2025 di Solo, yang juga akan menjadi momen resmi peluncuran logo baru partai.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo turut menyambut baik perubahan tersebut. Ia menyebut konsep baru PSI sebagai “Partai Super Tbk” mencerminkan semangat keterbukaan dan kepemilikan bersama dari seluruh anggotanya.

 "Menurut saya yang pertama, PSI Partai Super Tbk. Saya kira apa tapi dalam implementasi dan pelaksanaan seperti apa kan belum ya. Paling tidak partai super Tbk sudah dipakai oleh PSI," kata Jokowi di kediaman pribadinya, Solo, Senin (14/7/2025).  

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6