Jelang 100 Tahun, Gontor Adakan Olimpiade Intelektual untuk Pesantren Putri

Tak hanya ajang kompetisi, peserta juga mengikuti Seminar Intelektual Muslimah yang menghadirkan tokoh-tokoh perempuan Muslim intelektual sebagai pembicara.

Diperbarui 09 Juli 2025, 11:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gontor Putri gelar Intelligence Olympiad sambut 100 tahun pondok.
  • 217 santriwati dari 32 pesantren ikuti lomba dan seminar.
  • Wagub Jatim ingatkan pondok adalah perjuangan, bukan penghidupan.

Liputan6.com, Jakarta - Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 1 menggelar Intelligence Olympiad Pesantren Putri Se-Indonesia sebagai bagian dari rangkaian peringatan menuju 100 tahun berdirinya pondok pada 2026 mendatang.

Kompetisi ini dibuka secara resmi pada Selasa (8/6/2025) di Kampus PMDG Putri 1, Mantingan, Ngawi, Jawa Timur.

"Acara pada pagi hari ini merupakan rentetan acara Seratus Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor yang sudah di-kick off pembukaannya pada tahun 2023. Kita selalu mengadakan acara-acara baik di kampus putra maupun kampus putri,” ujar Ketua Panitia 100 Tahun PMDG, Prof KH Hamid Fahmy Zarkasyi, dalam sambutannya.

Kompetisi yang berlangsung selama empat hari ini diikuti 217 santriwati dari 32 pesantren putri di berbagai daerah Indonesia. Cabang lomba yang dipertandingkan antara lain debat berbahasa Indonesia, cerdas cermat, lomba karya tulis ilmiah (LKTI), desain poster, dan pidato.

Tak hanya ajang kompetisi, peserta juga mengikuti Seminar Intelektual Muslimah yang menghadirkan tokoh-tokoh perempuan Muslim intelektual sebagai pembicara. Seminar ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (10/6/2025), sedangkan penutupan acara akan digelar Jumat (11/6/2025).

Acara pembukaan turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, serta Pimpinan PMDG K.H. Hasan Abdullah Sahal dan sejumlah tokoh pondok lainnya.

“Pondok adalah lapangan perjuangan, bukan lapangan penghidupan. Jadi bukan sekadar bagaimana mengisi dompet, tapi bagaimana membangun sebuah tujuan hidup,” kata Emil Dardak di hadapan para santriwati dan tamu undangan.

 

Pentingnya Perempuan dalam Pendidikan Generasi Bangsa

Ketua PMDG, KH Hasan Abdullah Sahal, menutup acara dengan mengingatkan pentingnya peran perempuan dalam pendidikan generasi bangsa. “Maka hari ini antum dikumpulkan, apalagi putri-putri ini insyaallah nanti akan membina anak-anaknya, sehingga anak-anaknya menjadi anak-anak yang alim, intelek, santri yang intelek,” ujarnya.

Intelligence Olympiad tidak hanya menjadi wadah adu kecerdasan antar pesantren, namun juga sarana pembinaan karakter, akhlak, dan potensi intelektual santriwati. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam menyemarakkan satu abad Gontor yang mengusung semangat keilmuan, kedisiplinan, dan nilai-nilai perjuangan.

Sejak 2024 lalu, PMDG telah menggelar berbagai kegiatan menuju puncak peringatan 100 tahun Gontor pada 2026. Beberapa di antaranya adalah Festival Bahasa Arab dan Inggris, Gontor Olympiad, Cipta Lagu, Haflah Tilawatil Qur’an, dan Haflah Hifdzhul Qur’an tingkat nasional.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6