Kunjungi Pulau Kelapa, Pramono Soroti Masalah Air Bersih untuk Mandi

Pramono pun telah meminta Bupati setempat untuk segera mengusulkan perbaikan fasilitas mandi yang ada di pulau itu.

Diperbarui 04 Juli 2025, 16:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pramono Anung adalah Gubernur DKI Jakarta terpilih pada Pilkada 2024.
  • Sebelumnya, ia menjabat Sekretaris Kabinet dan Wakil Ketua DPR RI.
  • Kebijakannya fokus pada transportasi, ruang publik, dan pariwisata Jakarta.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyoroti persoalan yang masih dihadapi oleh warga Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, salah satunya ketersediaan air bersih untuk mandi.

“Ketika saya bertanya kepada warga apa yang menjadi problem utama, kalau dari berbagai warga yang menyampaikan, yang pertama adalah air untuk mandi,” kata Pramono saat dijumpai di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Jumat (4/7/2025) seperti dilansir Antara.

Pramono menjelaskan, terkait air minum sudah disiapkan secara baik oleh Dinas Sumber Daya Air dan PAM JAYA.

Namun untuk mandi, kata Pramono, hal ini masih menjadi persoalan. Untuk itu, Pramono pun telah meminta Bupati setempat untuk segera mengusulkan perbaikan fasilitas mandi yang ada di pulau itu.

“Supaya segera ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air. Sebenarnya simple, tetapi kalau tidak ditangani ya enggak akan ada progresnya,” katanya.

Pramono menjelaskan, air mandi di pulau tersebut memang harus dari air laut, kemudian air tersebut diproses sedemikian rupa sehingga menghasilkan air yang bersih untuk mandi.

Sayangnya, proses tersebut kini sedang mengalami kerusakan. Seorang warga mengeluhkan kepada Pramono, kerusakannya telah terjadi kurang lebih satu bulan lamanya.

“Maka saya tadi sampaikan juga kepada Pak Bupati untuk segera mengusulkan untuk ini ditangani. Biasanya kalau gubernurnya datang dan ini menjadi concern gubernur, pasti ditangani,” kata Pramono.

 

Fasilitas Kesehatan

Terkait fasilitas lain di pulau tersebut, salah satunya fasilitas kesehatan, Pramono mengatakan ketersediaannya sudah cukup baik.

Bahkan, Pulau Kelapa memiliki kapal pelayanan kesehatan Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) yang dilengkapi dengan berbagai alat-alat kesehatan termasuk alat operasi ringan.

“Dan yang paling istimewa adalah hampir semua mata anak-anak di Pulau Kelapa jauh lebih bagus daripada mata anak-anak di daratan. Karena rata-rata makan ikan,” kata Pramono.

Kendati demikian, dia menambahkan persoalan stunting (tengkes) di Pulau Kelapa juga perlu ditangani.

Pramono pun berjanji, persoalan-persoalan yang ia temui usai meninjau Pulau Kelapa akan segera ditangani oleh seluruh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6