Libur Sekolah, BGN Tetap Salurkan MBG dengan Menu Siap Santap dan Kemasan

Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan akan tetap mendistribusikan makan bergizi gratis kepada para siswa saat periode libur sekolah.

Diterbitkan 30 Juni 2025, 15:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • BGN tetap distribusikan makan bergizi gratis saat libur sekolah.
  • Distribusi dilakukan 6 hari, pengiriman setiap Senin dan Kamis.
  • Penerima manfaat MBG mencapai 5,5 juta, SPPG 1.861 titik.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) akan tetap mendistribusikan makan bergizi gratis kepada para siswa saat periode libur sekolah. Nantinya, distribusi makan bergizi gratis akan dilakukan selama enam hari yang dikirim setiap Senin dan Kamis.

"Badan Gizi Nasional akan tetap melaksanakan kegiatan distribusi makan bergizi gratis tanpa terpengaruh dengan adanya jadwal libur sekolah. Distribusi makan bergizi gratis akan tetap dilakukan selama 6 hari. Sedangkan untuk frekuensi dilakukan pengiriman di hari Senin dan Kamis," kata Juru Bicara BGN Reddy Hendra sebagaimana disiarkan di Youtube Badan Gizi Nasional, Senin (30/6/2025).

Menurut dia, menu makanan MBG untuk periode libur sekolah akan dikombinasikan berupa makanan siap santap dan kemasan. Makan siap santap akan dikirim kepada para siswa pada hari Senin dan Kamis.

"Dilakukan kombinasi berupa makanan siap santap dan makanan dalam kemasan. Jenis paket makan bergizi gratis yang digunakan selama hari libur sekolah berupa kombinasi yang pertama siap santap dikirimkan pada hari Senin. Kemudian di hari Kamis kami juga mendistribusikan lagi makanan siap santap," jelasnya.

 

Makanan Kemasan

Sementara itu, makanan kemasan akan distribusikan pada Senin serta Kamis untuk hari Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu. Adapun makanan kemasan terdiri dari, roti atau karbohidrat, telur, susu, dan buah.

"Kemasan yang kami gunakan di dalam pemberian paket makanan untuk anak sekolah selama liburan menggunakan tote bag atau kantong yang bisa digunakan ulang jadi reuse, tidak mencemari lingkungan," tutur Reddy.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan hingga kini jumlah penerima manfaat program makan bergizi gratis (MBG) sudah mencapai 5,5 juta. Sementara itu, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program MBG yang sudah beroperasi sebanyak 1.861 titik.

"Jumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi yang sudah beroperasi di seluruh wilayah di Indonesia. Hari ini berjumlah 1.861 satuan pelayanan pemenuhan gizi, mencakup penerima manfaat sebanyak 5.582.470," kata Juru Bicara BGN Reddy Hendra sebagaimana disiarkan di Youtube Badan Gizi Nasional, Senin (30/6/2025).

 

Penerima Manfaat MBG Bertambah

Menurut dia, penerima manfaat MBG bertambah 373.531 orang dalam tujuh hari terakhir. Adapun penerima MBG terbanyak dari tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 2.483.000 siswa.

"Kategori sasaran penerima manfaat terdiri dari tingkat PAUD, TK, dan Raudaatul Atfal totalnya 321.702 siswa. Kemudian tingkat SD, MI totalnya 2.483.000 siswa. Kemudian tingkat SMP, MTS, dan Sederajat totalnya mencakup 1.534.442," ujarnya.

"Kemudian kategori SMK, SMA, Sederajat totalnya sudah mencakup 1.169.979. Kemudian dari kategori siswa di pondok pesantren yaitu santri totalnya 27.760 santri. Kemudian PKBM dan SLB totalnya 10.319 siswa.Dari seminari ada 802 siswa," sambung Reddy.

 

MBG Ibu Hamil hingga Balita

Sedangkan, ibu hamil yang sudah menerima program MBG sebanyak 15.780 orang, ibu menyusui 26.504 orang, dan balita mencapai 74.999 orang. Reddy menuturkan 253 lembaga ekonomi lokal ikut mensuplai bahan baku ke SPPG.

"Sampai hari ini sebanyak 75.325 orang terlibat di dalam program makan bergizi gratis sebagai personil di SPPG. Jumlah ini bertambah sebanyak 2.804 orang dari pekan lalu," tutur Reddy.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6