Budi Arie Lapor Pembentukan 80.133 Koperasi Merah Putih ke Prabowo

Menkop Budi Arie menyampaikan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih sudah sesuai target yang ditetapkan pemerintah yakni, sebanyak 80.000.

Diperbarui 24 Juni 2025, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • 80.133 Koperasi Desa Merah Putih telah dibentuk sesuai target pemerintah.
  • Koperasi bertujuan perkuat ekonomi desa dan pangkas rantai pasok pokok.
  • Satgas Koperasi Merah Putih dibentuk untuk efektifkan implementasi program.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi melaporkan sebanyak 80.133 Koperasi Desa Merah Putih sudah terbentuk. Hal ini disampaikan Budi Arie kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Hambalang, Jawa Barat, Senin 23 Juni 2025.

"(Laporkan) Pembentukan 80.133 Koperasi Desa Merah Putih seluruh Indonesia," kata Budi Arie kepada wartawan, Senin 23 Juni 2025.

Dia menyampaikan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih sudah sesuai target yang ditetapkan pemerintah yakni, sebanyak 80.000. Budi Arie menuturkan 80.133 Koperasi Desa Merah Putih saat ini siap dioperasikan.

"Iya sudah dibentuk semua sesuai target, tinggal pembangunan dan pengoperasian. Jadi ada 3 tahap. Satu, tahap pembentukan. Kedua, pembangunan dan pengoperasian. Ketiga, monitoring evaluasi. Nah ini pembentukan sudah, tinggal pembangunan dan pengoperasian," jelas Budi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas untuk membahas percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Senin (23/6/2025).

Pembangunan Koperasi Merah Putih ini sebagai strategi nasional dalam memperkuat ekonomi desa dan memperpendek rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat.

"Rapat terbatas keempat yang digelar oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 23 Juni 2025, membahas percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan memperpendek rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dikutip dari siaran persnya.

Pangkas Rantai Pasokan yang Panjang

Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, beserta sejumlah jajaran menteri terkait. Koperasi ini tidak hanya berperan memangkas panjangnya jalur distribusi antara produsen dan konsumen, namun juga akan menjadi penyalur utama berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

"Selain untuk memangkas rantai pasok yang panjang antara produsen dan konsumen, koperasi juga akan berperan penting dalam menyalurkan berbagai kebutuhan masyarakat, seperti pupuk, tabung gas, dan bantuan pemerintah lainnya," ungkap Teddy.

Untuk memastikan implementasi program berjalan secara efektif dan terintegrasi, pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Merah Putih. Satgas ini diketuai langsung oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, dengan para wakil dari unsur kementerian terkait serta pelaksana harian.

"Sebagai langkah penguatan implementasi di lapangan, pemerintah juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Merah Putih yang diketuai oleh Menko Pangan, dengan para wakil dari unsur menteri serta pelaksana harian," ucap Seskab Teddy.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6