Kawendra Lantik Sunnyl Putra Mualem Jadi Ketua DPW Gekrafs Aceh

Menurut Kawendra, Gekrafs Aceh kini memasuki babak baru perjuangan besar untuk mendongkrak sektor kreatif sebagai kekuatan ekonomi daerah.

Diperbarui 22 Juni 2025, 20:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Sunnyl Putra Mualem dilantik sebagai Ketua DPW Gekrafs Aceh.
  • Gekrafs Aceh memasuki babak baru untuk dorong sektor kreatif.
  • Kolaborasi penting untuk pertumbuhan ekonomi kreatif di Aceh.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) sekaligus Anggota DPR RI Komisi VI Kawendra Lukistian, secara resmi melantik Sunnyl Putra Mualem sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gekrafs Aceh. Pelantikan yang berlangsung penuh khidmat ini menjadi tonggak awal bagi kebangkitan ekosistem ekonomi kreatif di Aceh.

Dalam sambutannya, Kawendra menyampaikan optimismenya terhadap kepemimpinan Sunnyl yang dinilai mampu membawa semangat baru bagi pelaku industri kreatif di Aceh. Menurutnya, Gekrafs Aceh kini memasuki babak baru perjuangan besar untuk mendongkrak sektor kreatif sebagai kekuatan ekonomi daerah.

"Aceh memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang luar biasa. Sudah saatnya potensi ini diterjemahkan dalam bentuk produk dan karya ekonomi kreatif yang mendunia. Saya percaya, di bawah kepemimpinan Sunnyl Putra Mualem, Gekrafs Aceh akan menjadi motor penggerak yang menghubungkan pelaku kreatif dengan peluang yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Kawendra, Minggu (22/6/25).

 

Percepat Pertumbuhan Ekonomi Aceh

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan dunia usaha untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif di Aceh.

"Gekrafs hadir untuk menyatukan, memperkuat jejaring, dan mengakselerasi pertumbuhan industri kreatif berbasis kearifan lokal," tambahnya.

Sunnyl Putra Mualem, yang baru saja menerima amanah sebagai ketua DPW, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Gekrafs sebagai wadah inklusif bagi seluruh pelaku kreatif di Aceh.

Ia juga menegaskan pentingnya membangun ekosistem yang kondusif bagi regenerasi, edukasi, dan ekspansi industri kreatif ke sektor-sektor potensial seperti digital, kuliner, fashion, seni pertunjukan, hingga ekowisata.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh muda, komunitas kreatif lokal, dan perwakilan dari pemerintahan daerah. Acara ini juga dirangkaikan dengan diskusi kreatif bertema "Kreativitas sebagai Energi Baru Pembangunan Aceh."

Dengan pelantikan ini, Gekrafs Aceh diharapkan menjadi katalisator dalam mendorong kreativitas sebagai kekuatan ekonomi masa depan Serambi Mekah.

Infografis

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6