Liputan6.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto akan berkunjung ke Rusia pada 19-20 Juni 2025. Kunjungan ini juga mencakup partisipasi Prabowo sebagai pembicara utama dalam St Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025 di Rusia.Â
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPR RI, Farah Puteri Nahlia menilai agenda tersebut adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia dan membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
"Undangan langsung kepada Presiden Prabowo merupakan indikator jelas bahwa Indonesia semakin diakui sebagai kekuatan penting dalam tatanan global. Ini adalah bukti nyata bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, semakin dipandang sebagai negara besar yang memiliki peran penting dalam tatanan global," kata Farah dalam keterangan tertulis, Selasa (17/6/2025).
Advertisement
Farah berharap, agenda bilateral antara Indonesia-Rusia pada 19 Juni 2025 juga akan menjadi momentum untuk memperdalam kerja sama komprehensif antara kedua negara. Sebab, kehadiran Prabowo pada Forum SPIEF 2025 bukan sekedar agenda diplomatik biasa, melainkan sebuah langkah strategis yang dapat membawa dampak ekonomi positif signifikan bagi Indonesia.Â
"Beberapa poin kunci yang menjadi dasar optimisme di antaranya adalah potensi peningkatan investasi dan kerja sama bilateral, akses pasar dan diversifikasi ekspor, serta penguatan citra dan reputasi global Indonesia," jelas dia.
Â
Kesempatan Emas bagi Produk Unggulan RI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5223158/original/025987100_1747493745-116d0572-eafa-48ba-82bc-81737e0e5d02.jpg)
Farah mencatat, SPIEF adalah platform yang unik dan menjadi kesempatan emas untuk menjajaki peluang pasar baru bagi produk unggulan Indonesia serta menarik investasi asing, tidak hanya di Rusia, tapi juga di negara-negara mitra SPIEF lainnya.Â
Data SPIEF 2024 terbilang impresif. Sebab, terdapat 21.800 delegasi yang berasal dari 139 negara turut serta dalam acara tersebut. Selain itu, SPIEF 2024 juga menghasilkan penandatanganan sebanyak 1.073 perjanjian kerja sama dengan total nilai mencapai RUB 6.492 triliun atau setara dengan Rp 1.200 trliliun.Â
"SPIEF 2024 menjadi tolak ukur dari potensi keberhasilan kunjungan Presiden Prabowo di SPIEF 2025. Partisipasi Indonesia dalam forum ini akan memperkuat posisi Indonesia di kancah global," yakin dia.
Farah berharap, kunjungan presiden dapat membuka lebih banyak pintu bagi kemitraan strategis yang saling menguntungkan.Â
"Denga kehadiran Presiden Prabowo sebagai pembicara utama pada SPIEF 2025, kita dapat menarik lebih banyak kesepakatan investasi dan kerja sama yang berdampak langsung pada percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia," ucap Farah menutup.
Â
Advertisement
Prabowo Berkunjung ke Singapura dan Rusia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5254325/original/066218900_1750115505-IMG-20250616-WA0221.jpg)
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto dan delegasi terbatas melakukan kunjungan ke Singapura dan Rusia, Minggu 16 Juni 2025. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, dalam kunjungan itu Prabowo memenuhi undangan dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.
"Pada (Minggu) sore hari ini, Presiden Prabowo Subianto beserta delegasi terbatas Pemerintah Indonesia akan berangkat untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia dalam rangka memenuhi undangan dari Presiden Rusia, Yang Mulia Vladimir Putin," kata Teddy dikutip dari keterangan di Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Senin (16/6/2025)
Sebelum bertolak ke Rusia, Prabowo akan terlebih dahulu mengunjungi Singapura untuk bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lawrence Wong. Prabowo dijadwalkan menghadiri Singapore-Indonesia Leaders’ Retreat pada Senin hari ini.
Setelah itu, Prabowo akan melanjutkan perjalanan menuju Rusia. Dia akan diterima secara resmi dalam upacara penyambutan kenegaraan dan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Putin.
"Di Rusia, Presiden Prabowo, yang diundang langsung oleh Presiden Putin, akan diterima secara resmi sambutan kenegaraan, dan akan melakukan pertemuan bilateral pada 19 Juni 2025," jelas Teddy.
Â
Prabowo Jadi Pembicara di Rusia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4906517/original/031002300_1722476209-5b5f94b7-5895-4286-a006-895e4dabb5ec.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143142/original/095424900_1740488274-20250225-Pertemuan_Prabowo-AFP_4.jpg)
Selain itu, Prabowo diagendakan menghadiri St Petersburg International Economic Forum 2025 di Rusia pada Jumat, 20 Mei 2025. Teddy menyebut, Prabowo akan menjadi pembicara utama dalam forum tersebut.
"Keesokan harinya, pada 20 Juni 2025, Presiden Prabowo akan menghadiri St. Petersburg International Economic Forum 2025, sebagai pembicara utama dalam forum ini," tuturnya.
Teddy menjelaskan kunjungan kenegaraan ini merupakan kunjungan yang sangat strategis untuk memperkuat kerja sama dan kemitraan komprehensif Indonesia-Rusia. Selain itu, kata dia, kunjungan ini menunjukkan bahwa Indonesia semakin dipandang oleh dunia.
"Dan tentunya, ini menunjukkan bahwa Indonesia sebagai negara besar, semakin dipandang di mata dunia, terutama di tengah berkembangnya berbagai tantangan global yang sedang meningkat," pungkas Seskab Teddy.Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5142037/original/072292800_1740442855-Infografis_SQ_Presiden_Prabowo_Luncurkan_Danantara.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315988/original/057519300_1785907171-Screenshot_2026-08-05_115928.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316075/original/017563100_1785912131-cek_fakta_-_OJK_pinjaman_online__pinjol_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315947/original/020958800_1785905048-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T114257.981.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5163275/original/027749700_1741970720-Presiden-Putin-1-768x512.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184984/original/001805500_1744356237-Prabowo_Subianto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133451/original/029203800_1780985455-AC71B8A2-01A6-456E-8CDA-FBE01AEEC42A.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1407600/original/044869100_1479293912-Vladimir_Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316149/original/025928800_1785915556-1000398548.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3949208/original/057842300_1646126265-AP22059389965805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/876774/original/009328100_1431659143-OPEC_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405392/original/038546200_1762478198-8171642d-7f36-4b4a-8854-cd3977b193f0.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315410/original/061411900_1785837158-Screenshot_20260804_163913_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314992/original/089838200_1785820711-IMG-20260803-WA0572.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314756/original/015198800_1785775054-thai1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314591/original/028807700_1785752861-IMG_6396.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314720/original/060567800_1785768336-IMG-20260803-WA0364.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314662/original/065528800_1785757886-IMG_6367.jpeg)