Jaga Stabilitas Pangan di Jakarta, Dharma Jaya Teken Kerja Sama dengan BUMD Kediri

Penandatanganan kerja sama di bidang pangan antara Perumda Dharma Jaya dengan Perumda Canda Birawa disaksikan langsung oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Diperbarui 22 Mei 2025, 14:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemprov Jakarta terus mengupayakan ketahanan pangan melalui serangkaian kerja sama dengan daerah pemasok komoditas. Terbaru, BUMD Jakarta, Perumda Dharma Jaya menjalin kerja sama dengan BUMD Kabupaten Kediri, Perumda Canda Birawa.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman dan Direktur Utama PD Canda Birawa, Hans Sidharta yang disaksikan langsung Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana di Balai Kota Jakarta.

Raditya menyatakan, kerja sama pertama dengan PD Canda Birawa dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan protein hewani, baik itu daging sapi, ayam, maupun ikan dalam rangka menjaga ketahanan pangan di Jakarta.

"Penjajakan kerja sama kami di bidang ketahanan pangan, khususnya di sektor protein hewani. Karena itu, setelah penandatanganan MoU ini, kami akan berkunjung ke Kabupaten Kediri untuk melihat lebih lanjut potensi-potensi yang ada dan dapat untuk memenuhi kebutuhan warga Jakarta,” kata Raditya dalam keterangannya, Rabu (21/5/2025).

Pramono Ingatkan Tak Ada Celah Penyalahgunaan Wewenang

Menurut dia, Kabupaten Kediri mempunyai potensi dalam memenuhi kebutuhan protein hewani daging ayam, namun tidak tertutup kemungkinan, pihaknya juga akan merambah ke daging sapi beku (frozen). 

“Kemungkinan besar daging ayam dan untuk sapi juga bisa, tetapi kita mesti lihat dulu ke sana untuk memperhatikan model peternakan dan lainnya,” ujarnya.

Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menyambut baik kerja sama antara Perumda Dharma Jaya dengan PD Canda Birawa. Dia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kerja sama ini.

Pramono juga berharap kerja sama ini memberikan manfaat yang optimal bagi kedua belah pihak, serta mengingatkan agar tidak ada ruang sedikit pun untuk penyalahgunaan kewenangan.

"Saya berharap kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak," jelas Pramono.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6