Liputan6.com, Jakarta - Polisi meminta masyarakat berhenti menyebarkan konten-konten berbau seks menyimpang. Imbauan itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi usai terbongkarnya sebuah grup Facebook bernama ‘Fantasi Sedarah’.
"Jangan, jangan meng-upload lagi. Kemudian kami mengimbau masyarakat. Bijak bermedsos, kita menggunakan medsos untuk hal-hal yang positif," kata dia dalam keterangannya, Minggu (18/5/2025).
Ade Ary tak menampik, sebagian warganet mungkin berniat edukatif saat membagikan ulang konten dari grup inses Facebook tersebut. Tapi yang dikhawatirkan justru akan membuat masyarakat semakin resah.
Advertisement
"Mungkin masyarakat niatnya mengedukasi untuk hati-hati ini, tapi justru kadang kadang yang menyebarkan yang membuat masyakarat resah," ujar dia
Ade Ary mewanti-wanti kepada masyarakat bijak bermedia sosial, jangan mengunggah konten-konten yang melanggar norma-norma kesusilaan dan norma-norma hukum.
"Kita mau menjaga kamtibmas, kita mendukung program-program pemerintah, kita menunjukkan Indonesia emas. Nah Kita manfaatkan medsos untuk hal-hal yang positif," ucap dia.
Ade Ary memastikan, kepolisian tidak akan tinggal diam terkait adanya grup tersebut. Tim Direktorat Siber Polda Metro Jaya sudah turun melakukan penyelidikan.
"Kami akan tangani secara tuntas," tandas dia.
Polisi Selidiki Grup Facebook yang Memuat Konten Fantasi Dewasa Terhadap Keluarga Kandung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5222487/original/082632400_1747397353-IMG_0718.jpeg)
Dunia maya kembali dihebohkan. Sebuah grup Facebook bernama ‘Fantasi Sedarah’ viral karena memposting konten-konten dewasa yang menyimpang. Terkait hal ini, Polda Metro Jaya turun tangan melakukan penyelidikan.
Hal itu disampaikan Kepala Sub Bidang Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak. Dia memastikan, penyidik tim dari Direktorat Reserse Siber sedang menyelidiki keberadaan grup tersebut.
"Jadi kami sudah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Polda Metro Jaya dan kalau rekan-rekan juga lihat di Instagram Kominfo (Komdigi) juga dan ada jawaban dari Humas Mabes Polri di situ, jadi sudah pasti Direktorat Siber Polda Metro Jaya akan menyelidiki dan mendalami tentang akun Facebook tersebut," kata dia kepada wartawan, Jumat (16/5/2025).
Reonald menyebut, penyidik akan menggali seluruh aktivitas digital di dalam grup. Dalam hal ini, admin, anggota aktif, hingga jejak digital postingan juga akan ditelusuri.
"Sekali lagi, akan menyelidiki dan mendalami segala sesuatu yang ada di akun Facebook tersebut," tandas dia.
Advertisement
Komdigi Blokir
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menindaklanjuti aduan masyarakat dan telah melakukan pemutusan akses terhadap enam grup Facebook, termasuk komunitas yang terbukti memuat konten meresahkan dan bertentangan dengan norma sosial serta hukum yang berlaku di Indonesia.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Alexander Sabar menyatakan, langkah pemblokiran ini diambil sebagai upaya tegas negara dalam melindungi anak-anak dari konten digital yang berpotensi merusak perkembangan mental dan emosional mereka.
“Kami langsung berkoordinasi dengan Meta untuk melakukan pemblokiran atas grup komunitas tersebut. Grup ini tergolong pada penyebaran paham yang bertentangan dengan norma yang berlaku di masyarakat,” kata dia di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat (16/05/2025).
Alexander menegaskan bahwa konten dalam grup Facebook tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak anak.
"Grup itu memuat konten fantasi dewasa anggota komunitas terhadap keluarga kandung, khususnya kepada anak di bawah umur," tegasnya.
Kementerian Komdigi mengapresiasi respons cepat dari Meta selaku penyedia platform yang langsung menindaklanjuti permintaan pemutusan akses.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1675089/original/096415900_1502364631-170810_Hindari_Tindakan_Kriminal__4_.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/569920/original/073763900_1744978909-20250226_142410.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4833474/original/071000000_1715838130-IMG_20240516_115217.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/413/original/067947800_1469525472-mevi.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259121/original/085743200_1781464083-063_2281573951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241643/original/000306500_1749004088-AP25154539148672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258799/original/021874200_1781411244-brasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8658507/original/009732800_1782681457-000_B8LH2L7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8512971/original/012018800_1782436430-000_B8CY2VE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8623031/original/006534100_1782616032-063_2283182531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659756/original/038409700_1782684252-063_2283754697.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)