Beri Dukungan, Gerindra Akan Pastikan Uji Klinis Vaksin TBC Bill Gates di Indonesia Sesuai Standar

Terkait hal ini, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan uji klinis terhadap vaksin tersebut.

Diterbitkan 16 Mei 2025, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pengembangan vaksin TBC M72 memasuki tahap baru. Vaksin tersebut telah mengantongi izin untuk uji klinis fase 3 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia.

Terkait hal ini, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan uji klinis terhadap vaksin yang dikenal juga dengan sebutan vaksin TBC Bill Gates itu.

"Penerbitan izin oleh BPOM merupakan jaminan bagi publik bahwa uji klinis ini bukan eksperimen coba-coba, melainkan bagian dari proses ilmiah yang terukur dan diawasi secara ketat," kata dia dalam keterangannya, Jumat (16/5/2025).

Budisatrio menggarisbawahi bahwa vaksin TBC yang saat ini diuji bukan lagi menguji aspek keamanan, melainkan efektivitas.

"Uji pra-klinis dan fase 1-2 sudah dilalui dengan baik, dan saat ini kita berada pada fase 3, di mana produk vaksin ini sudah terjamin keamanannya. Sekarang kita berbicara soal efektivitas pada populasi yang lebih luas, dengan pengawasan berlapis dari BPOM, Kementerian Kesehatan, DPR, World Health Organization (WHO), hingga akademisi dari perguruan tinggi nasional,” jelasnya.

Kesempatan Indonesia

Budisatrio juga mengingatkan bahwa partisipasi Indonesia dalam uji klinis ini membuka peluang penting dalam memperkuat dan membangun kemandirian industri farmasi nasional.

"Ini kesempatan bagi Indonesia untuk terlibat dalam proses riset, transfer teknologi, hingga memperkuat kapasitas produksi vaksin dalam negeri. Sehingga tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga produsen yang menyediakan solusi bagi masalah kesehatan global," kata dia.

Namun demikian, Fraksi Partai Gerindra menegaskan bahwa seluruh proses harus dikawaldengan transparan dan akuntabel.

"Kami di DPR, khususnya melalui Komisi IX, akan memastikan semua tahapan uji klinis, baik dari segi administrasi maupun kaidah ilmiah harus dipenuhi sesuai standar yang berlaku dan dijalankan dengan standar etik tertinggi," jelasnya.

Tetap Optimis

Budisatrio mengajak masyarakat untuk tetap optimis dalam menyambut uji klinis vaksin TBC ini.

"Jangan biarkan ketakutan yang tidak berlandaskan kajian ilmiah justru menutup kesempatan Indonesia untuk bebas dari ancaman TBC. Penyakit ini menjadi penyebab kematian ke-3 di Indonesia yang telah menyebabkan 136 ribu kematian setiap tahunnya. Mari kita mengawal proses ini bersama-sama, demi Indonesia yang lebih sehat dan bebas TBC," tutupnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6