Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut Tewaskan 11 Orang, Polisi Menuju ke Lokasi

Ledakan dari kegiatan pemusnahan amunisi tak layak pakai TNI di Garut, Jawa Barat memakan korban. Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Diperbarui 12 Mei 2025, 17:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kegiatan pemusnahan amunisi di Garut, Jawa Barat memakan korban. Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Barat soal membenarkan peristiwa ledakan di Garut. Dia juga mengonfirmasi bahwa ledakan tersebut menyebabkan 11 orang meninggal dunia.

"Kami membenarkan kejadian tersebut dan jumlah korban yang disampaikan oleh Pasi Intel Kodim Garut," kata Kombes Hendra Rochmawa kepada awak media, Senin (12/5/2025).

Dia memastikan, saat ini tim kepolisian sudah bergerak ke lokasi. Selanjutnya, tim akan berkordinasi dengan Kapolres setempat.

"Saat ini kami menuju Lokasi. Update selanjutnya masih dikoordinasikan oleh Kapolres Garut," jelas dia.

Sebagai informasi, ledakan terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kabar yang beredar menyebut ledakan diakibatkan dari kegiatan pemusnahan amunisi oleh anggota TNI.

    

Dua Perwira Meninggal

Insiden ledakan maut dari kegiatan pemusnahan amunisi tidak layak pakai juga dikonfirmasi Camat Cibalong Dianavia Faizal. Peristiwa terjadi pada Senin (12/5/2025) sekitar pukul 9.30 WIB tadi.

Berdasarkan informasi dari Kodim 0611/Garut, peristiwa tersebut menyebabkan 11 orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Dua di antaranya merupakan perwira menengah TNI.

 

Para korban sudah dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk. Sedangkan lokasi sudah diamankan aparat dan dinyatakan aman bagi warga sekitar.

    

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6