Liputan6.com, Medan: Buat sebuah pesawat tempur, Rockwell OV-10 Bronco yang berusia 27 tahun sudah terhitung tua. Namun, jika dirawat secara baik dan rutin, kemampuan pesawat itu tak akan kalah dengan pesawat usia muda yang sekelas. Buktinya, TNI Angkatan Udara masih menggunakan OV-10 Bronco untuk menumpas Gerakan Aceh Merdeka. Saat penerjunan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat pertama di Banda Aceh dan Takengon, Nanggroe Aceh Darussalam, pekan silam, misalnya. Pesawat ini berada di depan membuka jalur penerjunan [baca: Ratusan PPRC Tiba di Banda Aceh]. Menurut Komandan OV-10 Mayor TNI Penerbang Marsudiranto, pesawat berjuluk "Kuda Binal" ini telah berulang kali beroperasi seperti di Timor Timur [dulu], Papua, Kalimantan, dan hampir seluruh wilayah Indonesia yang mengalami konflik. "Pesawat ini digunakan untuk menyerang langsung daerah sasaran yang sudah diketahui sebagai wilayah musuh dari informasi intelijen," kata Marsudiranto di Medan, Sumatra Utara, baru-baru ini. Sebelum dioperasikan, Marsudiranto mem-briefing para penerbang pesawat bermesin ganda jenis turbo propeler itu. Saat briefing, komandan menentukan lokasi atau sasaran yang akan diserang. Setelah itu, baru para penerbang menuju pesawat masing-masing. Sebelum terbang, pilot melakukan pengecekan akhir terhadap pesawat, termasuk mengisi bahan bakar avtur. OV-10 diawaki dua pilot. Di depan, seorang pilot encomment bertugas mengendalikan pesawat. Sementara di belakangnya, duduk seorang pilot observer. Untuk menunjang pengoperasian pesawat, OV-10 dilengkapi dua roket FFAR (Folding Fin Air Rocket) dan empat senjata kaliber 12,7 milimeter sebanyak 1.600 peluru. Pesawat buatan Amerika Serikat ini juga dapat membawa bom seberat 250 kilogram. Pesawat berkecepatan maksimum 281 mil per jam tersebut diyakini cocok bertugas di wilayah NAD yang berbukit, karena kemampuannya untuk terbang rendah. Selain Indonesia, OV-10 juga masih digunakan Kolumbia, Maroko, Filipina, Thailand, dan Venezuela. Sedangkan AS sudah tidak menggunakan OV-10. Awalnya, pesawat yang memiliki panjang 12,67 meter ini digunakan oleh Angkatan Laut AS untuk melakukan pengamatan dan pengintaian visual. Perang Vietnam adalah tugas pertama pesawat OV-10. Pesawat ini juga mampu take-off dan landing di landasan yang pendek, seperti di atas kapal induk.(ZAQ/Johan Heru dan Yudi Wibowo)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/392980/original/250503aPesawat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3594220/original/032588200_1633508023-peristiwa-5-oktober-lahirnya-tentara-nasional-indonesia-begini-sejarahnya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260275/original/078184800_1781584802-Hamza_Abdelkarim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569416/original/031673100_1777441882-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2942695/original/044415100_1571378232-apel_pengamanan_pelantikan_presiden.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261665/original/072133000_1781753389-Proses_eksekusi_Hotel_Sultan_berlangsung_ricuh.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261342/original/081830600_1781697006-923e4095-a9f6-43e4-a26b-dead13983244.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261214/original/038369100_1781689103-26333.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260645/original/073361000_1781617259-1001366897.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260512/original/083611100_1781599616-WhatsApp_Image_2026-06-16_at_14.51.41__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259937/original/086702300_1781521702-18799.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259641/original/026730600_1781508861-ASABRI_2.jpg)