Sukses

Demokrat DKI Jakarta soal Kriteria Sekda Definitif: Diutamakan Etnis Betawi

Liputan6.com, Jakarta Ketua DPD Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta Mujiyono membeberkan sejumlah kriteria calon Sekretaris Daerah (Sekda) definitif DKI Jakarta pengganti Marullah Matali yang kini jadi Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata.

Menurut dia, kendati ada beberapa kriteria terkait sosok Sekda DKI Jakarta definitif, Mujiyono menyebut kandidat yang berasal dari etnis Betawi harus diutamakan.

"Lebih diutamakan yang berasal dari Etnis Betawi sebagaimana kebiasaan yang berlaku selama ini," kata Mujiyono kepada Liputan6.com, Jumat (9/12/2022).

Adapun kriteria ideal Sekda DKI definitif lainnya menurut Mujiyono antara lain memiliki pengalaman dan pengetahuan yang mendalam mengenai berbagai kompleksitas permasalahan di DKI Jakarta.

Kriteria selanjutnya, kata dia, haruslah seorang yang visioner dan mampu membantu Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Jakarta.

Selain itu, kriteria Sekda DKI hendaknya mampu memberikan saran dan solusi yang konstruktif kepada Heru Budi dan bukan hanya melaksanakan perintah saja.

Kemudian, menurut Mujiyono, Sekda DKI juga dituntut memiliki karakter cepat, gesit dan adaptif dalam menjawab berbagai permasalahan seperti disrupsi teknologi, gejolak ekonomi global dan perubahan iklim.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Harus Netral

Sekda DKI, lanjut dia harus bersikap netral, terbuka dan mampu menjadi jembatan bagi seluruh stakeholder yang ada di DKI Jakarta tanpa melihat latar belakang politik, etnis, agama dan sebagainya.

"Mengingat bahwa sampai dilaksanakan Pilkada 2024 tidak ada sosok Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah harus dapat menjadi tandem atau pendamping PJ Gubernur untuk lmelaksanakan RPD 2023 2026," lanjut dia.

Oleh sebab itu, Mujiyono mendorong penentuan Sekda DKI definitif segera dilakukan. Mengingat vital dan pentingnya tugas Sekda, seperti mengoordinasikan dan menyusun kebijakan Pemerintah Daerah, mengundangkan Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur, mengoordinasikan pengelolaan keuangan daerah.

Sekda DKI definitif, kata Mujiyono juga bakal melaksanakan tugas lain yang diperintahkan Gubernur dan berbagai tugas dan fungsi dari seorang Sekretaris Daerah dapat lebih optimal dilaksanakan.

"Penentuan Sekda Definitif perlu segera dilakukan mengingat vitalnya tugas dan fungsi dari Seorang Sekretaris Daerah Berdasarkan Pergub 150 Tahun 2022," ujarnya.

 

 

3 dari 3 halaman

Heru Budi Sebut Pelantikan Sekda DKI Jakarta Definitif Dilakukan Akhir Januari 2023

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebut, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta definitif pengganti Marullah Matali bakal dilantik paling lambat akhir Januari 2023 mendatang.

"Pelantikan Sekda yang definitif? Kalau saya tanya dengan BKD itu mungkin satu setengah bulan lah dari mulai sekarang. Desember, akhir Januari lah, kan di-bidding," kata Heru Budi saat ditemui di Taman Lapangan Banteng ditemui usai acara Jakarta Cinta Disabilitas, Sabtu (3/12/2022). 

Diketahui, Sekda Marullah Matali dilantik Heru Budi menjadi Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata pada Jumat, 2 Desember 2022.

Sementara itu, posisi Sekda DKI Jakarta diisi Penjabat (Pj) Sekda yang ditempati oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah DKI Uus Kuswanto.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki empat Deputi Gubernur, di antaranya Deputi Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Deputi Bidang Pengendalian Kependudukan dan Pemukiman, Deputi Bidang Industri, Perdagangan dan Transportasi, serta Deputi Bidang Budaya dan Pariwisata.

Mengenai hal itu, Heru menyebut sementara ini Pemprov DKI Jakarta belum akan menunjuk tiga deputi lain selain Deputi Bidang Budaya dan Pariwisata.

"Sementara satu dulu," ucap dia.

Lebih lanjut, Heru menyatakan Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata akan membantunya menjalankan tugas sebagai Pj Gubernur.

"Gini deputi itu kan kalau melihatnya lebih luas. Sehingga Pak Deputi Pak Marullah itu bisa membantu saya lebih luas lagi dan lebih lincah," kata Heru.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS