Sukses

Jemaah Calon Haji Indonesia Jadi Korban Kecelakaan di Raudhah Makkah

Liputan6.com, Jakarta - Jemaah calon haji Indonesia menjadi korban kecelakaan di Sektor 3 Raudhah, Makkah pada Jumat 24 Juni 2022 waktu Arab Saudi. Jemaah tersebut sudah dalam perawatan.

"Telah terjadi laka lantas di daerah Raudhah di depan hotel 301 Hotel Lu'luah. Jemaah haji atas nama Sarjaka Ngadiman Nitikrama," ujar Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Mukhammad Khanif, Sabtu (25/6/2022).

Dia menerangkan, peristiwa bermula ketika Sarjaka Ngadiman kembali dari membeli sesuatu di mal yang berseberangan dengan hotel yang ditempatinya. Ketika menyeberang, mobil yang dikemudikan WN Arab Saudi tiba-tiba menabraknya.

"Jemaah haji sudah dirawat di RS King Faisal. Jemaah sementara diperkirakan ada patah tulang di bahu depan. Kondisinya belum diketahui secara pasti tapi masih bisa berbicara secara normal dan bisa berkomunikasi dengan petugas," kata dia.

Khanif mengatakan, nantinya setelah ditangani oleh RS King Faisal Arab Saudi, jemaah tersebut dibawa ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Dia pun mengimbau jemaah haji agar hati-hati dalam menyeberang di jalur-jalur yang cukup padat di Arab Saudi, karena kecepatan kendaraan di Arab Saudi cukup tinggi dan padat.

"Sehingga perlu kehati-hatian kita pada saat menyeberang," kata dia.

Khanif menambahkan, pihaknya menambah 20 personel di Mahbas Jin untuk membantu penyeberangan jemaah haji. Personel di sana akan bertugas 24 jam.

"Mereka akan membantu jemaah haji selama 24 jam karena kita tahu jemaah haji kita malam hari ini banyak juga yang pergi ke Masjidil Haram untuk melakukan salat malam dan sebagainya." kata dia.

2 dari 3 halaman

65.134 Jemaah Calon Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi

Sementara itu, jemaah calon haji dari Indonesia yang tiba di Tanah Suci terus bertambah. Total kedatangan jemaah haji reguler yang tiba di Arab Saudi mencapai 65.134 jemaah orang per Jumat, 24 Juni 2022 malam.

Laporan Harian Kantor Urusan Haji yang diterima pada Sabtu, (25/6/2022) menyebutkan, jumlah 65.134 ini merupakan akumulasi jemaah yang mendarat di Madinah atau Gelombang I dan jemaah yang mendarat di Jeddah atau Gelombang II.

Dari 65.134 orang ini, dilaporkan ada 53.512 jemaah yang sudah tiba di Makkah. Rinciannya, 34.713 dari Madinah dan 18.799 dari Jeddah.

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Mukhammad Khanif mengimbau jemaah calon haji untuk selalu menggunakan alat pelindung diri dari paparan sinar matahari. Jemaah juga diminta untuk selalu minum air. Sebab, suhu rata-rata di Makkah di atas 40 derajat Celsius.

"Suhu udara di Kota Makkah rata-rata di atas 40 derajat Celsius, sehingga kita imbau kepada jemaah haji agar selalu menggunakan pelindung dari paparan langsung sinar matahari, seperti payung dan sebagainya. Dan yang penting jemaah selalu bawa botol minum dan minum sebelum haus untuk menghindari dehidrasi," kata Khanif di Kantor Daker Makkah, Rabu 22 Juni 2022.

Dia juga mengingatkan jemaah agar tidak lupa dengan alas kaki bila hendak pergi beribadah ke Masjidil Haram.

3 dari 3 halaman

Tiba di Makkah, Jemaah Calon Haji UPG8 Makassar Sujud Syukur

Sehari sebelumnya, jemaah calon haji dari kloter UPG8 Makassar tiba di sektor 2 Makkah pada Jumat siang, 24 Juni 2022. Rata rata jemaah tersebut berasal dari Kendari, Muna, Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara.

"Saat ini jumlah jemaah haji kita yang datang 393 jemaah. Hari ini akan ada lagi kedatangan di sektor 2 setelah salat Ashar atau jam 4 akan landing di Bandara Jeddah," ujar Kepala Sektor 2 Syisyah Daker Mekah Lutfi Yunus di hotel Shafa Al Murjan, Makkah.

Dia menerangkan, di sektor 2 ini ada 31 kloter dan yang terbanyak dari UPG Makassar mencapai 19 kloter dan BTH Batam 12 kloter. Rencananya, kedatangan di sektor 2 sampai 5 Juli 2022.

"Dengan kedatangan UPG8 hari ini, maka seluruhnya sudah berjumlah 8 kloter, UPH dan BTH. BTH 4 kloter. Kita masih banyak. sore ada lagi," kata dia.

Beberapa jemaah yang datang langsung melakukan sujud syukur di depan hotel begitu turun dari bus. Jemaah yang lain masuk ke dalam hotel. Di dalam hotel, mereka mendapat sambutan hangat dan diberi bunga mawar, air zam zam, hingga kurma.

Jemaah kemudian diarahkan masuk kamar hotelnya masing-masing dan koper bawaan mereka akan dibawa oleh petugas. Sejumlah jemaah pun ada yang mengecek lokasi keberadaan kopernya.