Sukses

Anies Baswedan Temui Wali Kota Berlin, Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga Smart City

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melanjutkan rangkaian perjalanan kerjanya ke Eropa dengan mengunjungi Balai Kota Berlin, Jerman, Selasa 17 Mei 2022. Pertemuan ini diisi dengan membahas kerja sama kedua kota di masa depan.

Anies bertemu Wali Kota Berlin Franziska Giffey yang didampingi oleh senator Stephan Schwarz. Selain itu, juga hadir jajaran pemerintah kota Berlin lainnya.

"Sejak tiba di gerbang depan Rote Rathaus, Balai Kota Merah Berlin, sambutan hangat dari tuan rumah sister city Jakarta ini langsung terasa," kata Anies melalui akun Instagram resmi @aniesbaswedan.

Anies diajak berkeliling dan diperlihatkan piala DFB-Pokal. Miniatur Balai Kota Berlin yang terbuat dari mainan lego juga tidak luput ditunjukkan.

"Sembari berjalan beriring di area bangunan merah ini, ia sempat menunjukkan piala DFB-Pokal dan miniatur balai kota yang terbuat dari Lego," kata Anies.

Anies bersama Pemkot Berlin membahas berbagai kerja sama. Dimulai dengan kerja sama ekonomi dan budaya, kolaborasi Jakarta Future City Hub hingga inovasi kota pintar.

"Usai itu, di antara jamuan makan siang, kami berbincang banyak hal yang terkait dengan hubungan Jakarta-Berlin. Selain soal berbagai kerja sama ekonomi dan budaya yang sudah dan akan berjalan, kami juga membahas tentang kolaborasi Jakarta Future City Hub," ujar Anies.

Anies menjelaskan bahwa Jakarta Future City Hub akan menjadi ruang kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dan Kota Berlin dalam mengatasi tantangan dan solusi keberlanjutan kota yang akan hadir di Jakarta melalui program Smart Change.

Dalam kesempatan yang sama, secara terpisah Anies menjelaskan Pemprov DKI Jakarta juga mengadakan pertemuan teknis dengan Pemerintah Kota Berlin dalam jumlah tim yang lebih kecil. Hal itu untuk membahas kerja sama mengenai smart city dan city branding.'

 

2 dari 4 halaman

Anies Beri Kuliah Umum di Oxford, Pamer Transformasi Transportasi Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendapat kesempatan memberikan kuliah umum saat mengunjungi University of Oxford, Inggris. Dalam kesempatan itu, dia bercerita tentang pencapaian tranformasi tranportasi Jakarta dalam lima tahun terakhir.

"Kami berbagi pengalaman Jakarta melakukan transformasi transportasi selama 5 tahun terakhir melalui JakLingko," kata Anies Baswedan melalui akun Instagramnya, @aniesbaswedan, Selasa, 17 Mei 2022.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku senang berkesempatan menyampaikan gagasannya kepada para akademisi di Oxford yang berasal dari berbagai belahan dunia. Terlebih, Oxford dikenal sebagai salah satu kampus terbaik di dunia.

"Senang sekali bisa diberi kesempatan berbagi gagasan dengan para akademisi di salah satu kampus tertua dan terbaik di dunia (didirikan tahun 1096). Di kampus ini berkumpul orang-orang terbaik dari seluruh dunia yang memiliki budaya akademik, termasuk rasa ingin tahu dan belajar, yang sangat tinggi," ujar Anies.

Tak lupa, Anies juga menitipkan pesan kepada mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di luar negeri. Dia ingin agar mahasiswa jangan buru-buru pulang ke kampung halaman. Pengalaman dan bangun jejaring internasional jadi saran Anies untuk mahasiswa.

"Pesan untuk teman-teman yang sedang kuliah di luar, setelah tamat nanti, jangan langsung pulang ke Indonesia cepat-cepat. Tambahkan pengalaman bekerja, bangun jejaring internasional baru. Sehingga saat pulang nanti membawa ilmu, pengalaman dan jejaring, siap untuk ikut menjawab tantangan-tantangan bangsa," kata Anies.

3 dari 4 halaman

Anies Baswedan Bahas Potensi Asia Tenggara Saat Berkunjung ke Universitas Oxford

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi University of Oxford, Inggris, Senin 16 Mei 2022. Anies berdiskusi tentang sejumlah hal, salah satunya terkait potensi Asia Tenggara.

Pada kunjungan itu, Anies disambut oleh Head of Social Sciences Division Oxford University, Professor Tim Power, yang merupakan teman baik dosen pembimbingnya saat S3 di Northern Illinois University, Amerika Serikat.

"Kami diterima di Delegates Room yang berusia lebih dari 300 tahun, ruangan ini dulunya adalah lokasi Oxford University Press, Tempat Oxford English Dictionary pertama kali dibuat," kata Anies melalui akun resmi Instagram @aniesbaswedan (16/5/2022).

Dia membahas banyak hal seputar potensi Asia Tenggara yang dapat menarik bagi perkembangan dunia akademik maupun profesional.

Selain itu, Anies menyatakan sudah menjajaki kerja sama dengan Blavatnik School of Government untuk pengembangan kebijakan publik Jakarta.

"Di agenda terpisah, Pemprov DKI Jakarta juga menjajaki kerja sama dengan Blavatnik School of Government, khususnya mengenai pengembangan kebijakan publik Jakarta," kata Anies.

 

4 dari 4 halaman

Anies Ungkap 8 Perusahaan Inggris yang Minat Berinvestasi di MRT Jakarta

Peluang investasi pada proyek MRT East-West Line yaitu fase 3 koridor timur-barat dan fase 4 Fatmawati-TMII tengah dijajaki Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan delapan perusahaan swasta asal Inggris

Dalam keterangan yang dirilis MRT Jakarta pada Minggu (15/5/2022), Anies menjelaskan soal rencana pembangunan Jakarta dalam roundtable discussion "Building Sustainable MRTJ East West Corridor" difasilitasi Departemen Perdagangan Internasional Inggris yang digelar di London pada Jumat (13/5/2022).

Anies Baswedan membuka diskusi tersebut diikuti penjelasan potensi kerja sama untuk fase 3 dan fase 4 MRT oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar.

Selain itu, Anies juga mengungkapkan rencana masa depan pembangunan Jakarta, yang berbasis transportasi publik dan berorientasi transit.

"Persoalan utama selama bertahun-tahun di Jakarta, ialah pembangunannya selalu berorientasi pada mobil (car oriented development). Saat ini, dan ke depannya, kami akan mengubah paradigma tersebut menjadi transit oriented development," ujar Anies dalam keterangan itu, seperti dilansir Antara.

Dia menuturkan, Pemprov DKI Jakarta juga merestrukturisasi ulang transportasi publik di Jakarta, peraturan zona pembangunan, dan tata kota untuk merefleksikan pendekatan berbasis kawasan berorientasi transit.

"Semua itu telah kami lakukan empat tahun terakhir. Kami ingin membangun sistem transportasi publik yang dapat mencakup seluruh area di Jakarta yang terintegrasi satu sama lain serta terjangkau," terangnya.

Selepas pembukaan dari Gubernur DKI Jakarta dan paparan dari Direktur Utama MRT Jakarta, secara bergiliran delapan perwakilan perusahaan Inggris memaparkan kapasitas dan dukungan yang dapat berikan untuk akselerasi pembangunan MRT Jakarta fase 3 dan 4.