Sukses

Airlangga Hartarto: Elektabilitas Partai Golkar Terus Naik

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut elektabilitas Partai Golkar terus meningkat.

"Alhamdulillah, tren elektabilitas Partai Golkar terus mengalami peningkatan yang signifikan. Demikian pula dengan calon Presiden dari Partai Golkar, tingkat popularitas dan elektabilitasnya sudah menujukkan tren kenaikan," katanya saat pidato politik di acara HUT Golkar, di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (23/10/2021).

Menurutnya, kenaikan yang dicapai partai Golkar berkat kerja keras para kader. Salah satunya mensosialisasikan Airlangga Hartarto melalui baliho. 

"Hal ini tentu berkat kerja keras seluruh kader Partai Golkar yang telah bekerja mensosialisasikan gambar Ketua Umum Partai Golkar melalui pemasangan billboard dan media luar lainnya serta melalui media sosial," ucapnya.

Selain itu, elektabilitas Partai Golkar meningkat karena kader-kadernya banyak membantu masyarakat saat pandemi Covid-19.

"Saya juga mengikuti dengan seksama kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan dari seluruh kader Partai Golkar untuk hadir membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19," pungkasnya. 

2 dari 2 halaman

Konsisten Dukung Jokowi

Airlangga Hartarto menegaskan partainya konsisten mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga 2024. 

"Sebagai bagian dari koalisi pendukung pemerintahan Presiden Ir Joko Widodo, Partai Golkar konsisten dan berkomitmen untuk mendukung, mengawal dan mensukseskan pemerintahan hingga tahun 2024," katanya saat pidato politik di acara HUT Golkar, di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (23/10/2021). 

Airlangga mengatakan, Partai Golkar mengapresiasi capaian kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin karena telah berhasil menangani COVID-19 dan pemulihan ekonomi.

"Walaupun di tengah serangan badai pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk di Indonesia dan memporak-porandakan berbagai tatanan terutama kesehatan dan ekonomi dunia," ucapnya.

"Keberhasilan itu bukan saja dirasakan masyarakat Indonesia, namun juga diakui dunia internasional," kata Menko Perekonomian ini. 

Reporter: Genan

Sumber: Merdeka