Sukses

3 Pernyataan Jokowi saat Resmikan Pabrik Industri Baja Milik PT Krakatau Steel

Liputan6.com, Jakarta - Pada hari ini, Selasa (21/9/2021), Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan pabrik industri baja Hot Strip Mill 2 milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Cilegon, Banten.

Saat meresmikan, Jokowi mengapresiasi langkah transformasi dan restrukturisasi yang dilakukan Krakatau Steel. Dia menilai, hal itu sudah berhasil menyehatkan perseroan yang selama 8 tahun terakhir selalu merugi.

"Oleh sebab itu saya memberikan perhatian besar bagi industri baja ini. Produk yang dihasilkan sangat dibutuhkan dan dimanfaatkan oleh industri-industri lain. Artinya akan mengurangi semakin banyak impor kita dari negara-negara lain," ujar Jokowi dalam acara peresmian yang disiarkan secara virtual, Selasa (21/9/2021).

Selain itu, Jokowi juga mengatakan, pabrik tersebut menggunakan teknologi modern dan terbaru di industri baja.

"Hanya ada 2 di dunia, pertama di Amerika Serikat dan kedua di Indonesia yaitu, di Krakatau Steel. Saya tadi sudah melihat ke dalam proses produksinya ke dalam dan betul-betul teknologi tinggi," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Berikut tiga pernyataan Jokowi saat meresmikan pabrik industri baja Hot Strip Mill 2 milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dihimpun Liputan6.com:

 

2 dari 5 halaman

1. Puji Pabrik Industri Baja Berteknologi Modern, Sebut Hanya Ada 2 di Dunia

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Pabrik Industri Baja Hot Strip Mill 2 milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. di Kota Cilegon Provinsi Banten, Selasa (21/9/2021).

Jokowi mengatakan, pabrik tersebut menggunakan teknologi modern dan terbaru di industri baja.

"Hanya ada 2 di dunia, pertama di Amerika Serikat dan kedua di Indonesia yaitu, di Krakatau Steel. Saya tadi sudah melihat ke dalam proses produksinya ke dalam dan betul-betul teknologi tinggi," kata Jokowi saat peresmian seperti ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden.

 

3 dari 5 halaman

2. Pabrik Pertama yang Hasilkan HRC Kualitas Premium

Menurut Jokowi, pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi hot rolled coil (HRC) sebesar 1,5 juta ton per tahun.

Selain itu, PT Krakatau Steel merupakan pabrik pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan HRC kualitas premium.

"Produksinya akan terus kita tingkatkan sampai mencapai 4 juta ton per tahun dan dengan beroperasinya pabrik ini kita dapat memenuhi kebutuhan baja dalam negeri," kata Jokowi.

 

4 dari 5 halaman

3. Harapkan Tak Ada Lagi Impor

Dengan produksi yang besar, Jokowi mengatakan akan menekan angka impor baja yang saat ini berada pada peringkat kedua komoditas impor Indonesia.

Sehingga, kata dia, diharapkan dapat menghemat devisa Rp 29 triliun per tahun.

"Jadi tidak ada lagi impor-impor yang kita lakukan," jelas Jokowi.

 

(Cindy Violeta Layan)

5 dari 5 halaman

Kejengkelan Jokowi dan Ancaman Reshuffle Kabinet