Sukses

5 Momen Menarik Jokowi Saat Bertemu Siswa SD di Hari Anak Nasional secara Virtual

Liputan6.com, Jakarta Pandemi, tak menyurutkan semangat anak-anak untuk merayakan Hari Anak Nasional dengan penuh kegembiraan. Meski berlangsung secara virtual, siswa-siswi dari SD Negeri Sudimara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah berkesempatan tatap muka langsung dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Banyak momen menarik saat Jokowi mulai membuka tanya jawab dengan para siswa. Bahkan di antaranya tak sedikit yang mengundang tawa mantan Gubenur DKI Jakarta tersebut. 

"Kalau jadi Presiden ngapain aja?" tanya salah satu anak sebagaimana ditayangkan di YouTube Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jumat (23/7/2021). 

Bahkan siswa lainnya sempat mengeluh kepada Jokowi, bahwa dia sudah jenuh belajar secara daring selama ini. 

Menanggapi kejenuhan yang dirasakan siswa tersebut, Jokowi menjelaskan, belajar tatap muka akan mulai dilaksanakan apabila kasus positif Covid-19 di Tanah Air mulai turun.

Berikut sejumlah hal menarik saat Jokowi bertemu secara virtual dengan para siswa SD Negeri Sudimara pada puncak peringatan Hari Anak Nasional:

2 dari 7 halaman

1. Ditanya Pekerjaan Jadi Presiden Ngapain Aja

Hari Anak Nasional merupakan momen untuk memperingati kepedulian mengenai hak anak atas hidup, tumbuh, berkembang, dan mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi yang selalu diperingati pada tanggal 23 Juli. 

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Jokowi bertemu secara virtual dengan para siswa SD Kabupaten Banyumas pada, Jumat (23/7/2021). Pada pertemuan virtual tersebut Jokowi sempat ditanyai oleh salah satu anak mengenai pekerjaan menjadi presiden.

Rasa penasaran yang sama juga diungkap siswa lainnya. "Iya Pak, ngapain aja?" saut yang lain.

Mendegar pertanyaan tersebut, mantan Walikota Solo ini sempat tertawa kecil. Kemudian dia menjelaskan bahwa pekerjaan menjadi presiden, yakni memimpin rapat bersama para menteri, melalukan kunjungan kerja ke luar daerah, hingga mengecek langsung pembangunan infrastruktur.

"Memimpin rapat dengan menteri-menteri, kemudian pergi ke Aceh sampai ke Papua untuk mengecek itu, mengecek jalan bagus ndak. Mengecek waduk-waduk mengecek pelabuhan, mengecek airport. Gitu, hehehehe," jelas Jokowi sambil terkekeh.

3 dari 7 halaman

2. Beri Semangat Walau Belajar dari Rumah

Moment tersebut juga tak disia-siakan Jokowi untuk memberi semangat kepada siswa agar terus giat belajar, bahagia, serta rajin beribadah di tengah pandemi.

"Anak-anakku, anak-anakku semua masa depan Indonesia. Harus semangat belajar, riang gembira, rajin beribadah," pesan Jokowi sembari tersenyum.

Jokowi mengungkapkan, dirinya memahami jika situasi pandemi COVID-19 telah membuat anak-anak tidak bisa pergi ke sekolah. Kegiatan belajar mengajar harus dilakukan secara daring. Dirinya pun memberikan semangat kepada para siswa agar tetap semangat belajar walau tidak di sekolah.

"Selama pandemi, saya juga tahu anak-anak menjadi sering di rumah. Tidak pergi ke sekolah. Saya titip, anak-anak harus tetap semangat belajar. Tetap belajar meskipun tidak di sekolah," ujar Presiden dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

4 dari 7 halaman

3. Mendengar Curhat Siswa yang Mulai Jenuh Sekolah Daring

Dalam kesempatan itu, salah satu siswa bernama Imelda mengeluh jenuh apabila terus belajar dari rumah.

"Pak, saya ingin (sekolahnya) tatap-muka, Pak. Kalau kelamaan di rumah, (jadi) jenuh," ungkap Imelda.

Dia menjelaskan, pemerintah telah merencanakan untuk membuka sekolah tatap muka pada bulan Juli 2021. Namun, rencana tersebut terpaksa ditunda karena jumlah kasus aktif Covid-19 melonjak.

Jokowi memastikan, pembelajaran tatap muka akan kembali dibuka apabila kasus Covid-19 di Indonesia sudah melandai.

"Kalau pandemi virus Corona ini sudah membaik, sudah turun (jumlah kasus aktifnya), nah, kita akan buka belajar tatap-muka. Begitu," jelas Jokowi.

5 dari 7 halaman

4. Ingatkan Protokol Kesehatan

Selain memberikan semangat untuk tetap giat belajar dan beribadah ditengah pandemi, Jokowi juga ingatkan protokol kesehatan demi kepedulian keselamatan pada anak-anak bangsa.

"Anak-anak jadi yang paling penting anak-anak belajar semuanya ya, belajar semuanya jangan lupa selalu ini pake masker, selalu pake masker," ujarnya.

Dirinya mengingatkan anak-anak untuk selalu mencuci tangan memakai sabun usai berkegiatan serta menjaga jarak apabila berbicara dengan orang lain.

Kemudian, Jokowi mengajak anak-anak saling mengingatkan teman atau tetangga agar memakai masker jika keluar rumah.

6 dari 7 halaman

5. Minta Siswa Rajin Belajar dan Tetap Beribadah

Jokowi pun mengingatkan anak-anak Indonesia untuk rajin belajar, meski dilakukan dari rumah. Selain itu, dia meminta anak-anak disiplin menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi virus Corona.

"Anak-anakku, anak-anakku semua masa depan Indonesia. Harus semangat belajar, riang gembira, rajin beribadah, jangan lupa berdoa kepada Allah SWT. Berdoa untuk memohon perlindungan bagi kita semua, bagi bangsa Indonesia," kata Jokowi.

Terakhir dirinya mengucapkan selamat untuk memperingati Hari Anak Nasional dan berharap agar setiap anak terlindungi dan Indonesia maju.

"Selamat Hari Anak Nasional untuk semua anak-anakkku di Indonesia, anak-anak terlindungi, Indonesia Maju," sambung Jokowi dalam Youtube Sekretariat Presiden.

 

(Deni Koesnaedi)

7 dari 7 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: