Jokowi Buka Suara Posisi Duduk Presiden dan Wapres saat Sidang Kabinet

Jokowi menegaskan pengaturan tempat duduk Gibran saat Sidang Kabinet mengikuti undang-undang keprotokolan. Ia memastikan hubungan Prabowo–Gibran kondusif.

Diterbitkan 12 Agustus 2026, 13:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Jokowi tegaskan posisi duduk Wapres Gibran sesuai aturan keprotokolan dan konstitusi.
  • Pengaturan kursi Gibran sejajar menteri memicu perbincangan publik di sidang kabinet.
  • Jokowi membantah hubungan Prabowo-Gibran merenggang akibat tata tempat tersebut.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pengaturan posisi duduk pejabat negara mengikuti ketentuan keprotokolan. Respons itu disampaikan menyusul sorotan terhadap posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang Kabinet Paripurna.

Forum kabinet tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7). Perhatian publik mengarah pada tata tempat yang menempatkan wakil presiden tidak berdampingan langsung dengan presiden.

Jokowi memberikan penjelasan saat ditemui awak media di kediamannya, Jalan Kutai Utara Nomor 01, Sumber, Solo, Rabu (12/8).

"Ya, secara kedudukan wakil presiden itu secara konstitusional jelas, sudah jelas. Dan ada undang-undang keprotokolan juga jelas semuanya," ujar Jokowi saat ditemui awak media di rumahnya, Jalan Kutai Utara Nomor 01, Sumber, Solo, Rabu (12/8).

Pengaturan Kursi Sidang Paripurna

Pada sidang tersebut, Gibran duduk sejajar dengan jajaran menteri/menteri koordinator, bukan di sisi Presiden Prabowo Subianto. Formasi itu memantik perbincangan karena berbeda dari ekspektasi sebagian publik.

Jokowi meminta agar penataan itu dirujuk ke aturan yang berlaku.

"Ya sudah, diikuti aja aturannya di situ, karena sudah jelas semuanya kok," tegasnya.

Saat dimintai penjelasan lebih lanjut mengenai ucapannya "sudah jelas semuanya," Jokowi memilih merujuk media ke regulasi.

"Ya, coba dibaca aturannya," ucap Jokowi sambil tersenyum.

Hubungan Prabowo–Gibran

Jokowi memastikan dinamika di ruang sidang tidak berdampak pada relasi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Ya, baik-baik saja, enggak ada masalah," kata Jokowi.

Ia juga membantah kabar yang menyebut hubungan keduanya tengah merenggang.

"Baik-baik saja," pungkasnya.

Terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pengaturan tempat duduk tersebut murni karena kebutuhan teknis semata.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6