Sukses

Curi Alat di Stasiun Gas Pulo Gebang hingga Bikin Kebocoran, 3 Orang Dibekuk Polisi

Liputan6.com, Jakarta - Tim Unit Reskrim Polsek Cakung bersama dengan Tim Rainmas Polres Metro Jakarta Timur meringkus komplotan pencurian spesialis electronic volume correctors (EVC) gas. Mereka tertangkap basah ketika hendak mengondol EVC di Stasiun Gas Pulo Gebang pada Selasa (5/1/2021) pagi.

Kapolsek Cakung, Kompol Satria menjelaskan, ketiga pelaku pencurian yakni MDS alias Bolang, Amy alias Alon, dan NS alias Nano masih menjalani pemeriksaan di Polsek Cakung.

Dari hasil penyelidikan sementara, tiga kawanan pencuri itu mendatangi Stasiun Gas Pulo Gebang dengan mengendarai sepeda motor secara berboncengan pada pukul 05.00 WIB. NS alias Nano kemudian turun dan melompati pagar BRC.

"Dia membuka EVC dan dimasukkan ke dalam jok motor," kata Satria dalam keterangan tertulis, Selasa (5/1/2021).

Satria menjelaskan, gerak-gerik mereka terpantau oleh Unit Reskrim Polsek Cakung dan Tim Raimas Polrestro Jaktim yang saat itu sedang berpatroli. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan.

"Ketika ketiga pelaku berhenti di Fly Over Pulo Mas, dilakukan penangkapan dan pemeriksaan, di jok sepeda motor pelaku ditemukan EVC," ujar dia.

Satria menyebut, aksi pencurian sangat membahayakan masyarakat. Menurut dia, hilangnya EVC tersebut dapat menyebabkan terjadinya kebocoran gas.

"Unit Reskrim Polsek Cakung menghubungi Damkar untuk antisipasi kebakaran akibat bocornya gas tersebut dan juga menghubungi Pihak PGN untuk memperbaiki kebocoran gas. Sekitar jam 09.00 WIB, kebocoran sudah dapat diatasi," papar dia.

 

2 dari 3 halaman

Pencurian Terencana

Satria mengatakan, kasus tersebut masih dalam pengembangan kepolisian. Pengakuan sementara para pelaku, aksi pencurian ini dilakukan secara terencana.

"Ketiga pelaku berkumpul di Warnet Cahaya Tanjung Priuk, di sana mereka merencakan mencuri EVC," ucap dia.

Selain itu, Satria mengatakan, Unit Reskrim Polsek Cakung sedang memburu pelaku lainnya. Satria menduga ada penadah yang siap menampung EVC tersebut.

"Kami kembangkan lagi sesuai dengan perannya masing-masing. Yang jelas ini tidak hanya merugikan tetapi juga sangat membahayakan. Iya (penadahnya kami sedang buru)," tandas dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: