Nadiem: Asesmen Nasional 2021 Tak Evaluasi Semua Siswa

Menurut Nadiem, pihaknya hanya akan mengevaluasi sekolah bukan seluruh murid. Artinya murid yang dievaluasi hanya sebagiannya saja.

Diterbitkan 06 November 2020, 05:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memastikan Asesmen Nasional pengganti Ujian Nasional (UN) pada 2021 mendatang tak melibatkan semua siswa.

Menurut Nadiem, pihaknya hanya akan mengevaluasi sekolah bukan seluruh murid. Artinya murid yang dievaluasi hanya sebagiannya saja.

"Program utama Merdeka Belajar adalah pertama kita harus memerdekakan siswa-siswi kita dari diskriminasi yang disebabkan tes terstandar, tapi yang sebenarnya dievaluasi itu sekolahnya. Jadi tak semua siswa mengambilnya, sampling saja dari beberapa tahun," kata Nadiem Kamis (5/11/2020).

Aransemen Nasional, kata Nadiem guna mengetahui pencapaian sekolah dan kedudukannya di secara nasional maupun di daerahnya.

"Untuk mengetahui di mana level sekolah ini dan apa yang harus dia perbaiki, itu suatu kemerdekaan," ucap Nadiem.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ukur Sistem Pendidikan

Mendikbud menegaskan bahwa Asesmen Nasional memang semestinya mengukur sistem pendidikannya. Bukan malah mengukur para siswa.

"Memang harusnya standar nasional, tes nasional yang sekarang berubah menjadi Asesmen Kompetensi Survei Karakter dan Lingkungan Belajar itu adalah tes yang harusnya mengukur sistem pendidikannya, bukan menghakimi muridnya. Itu memang menurut saya sudah kita koreksi dan tahun depan kita mulai," katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6