Sukses

Bocah 8 Tahun Tergantung di Sutet hingga Ketinggian 15 Meter, PLN Meminta Maaf

Liputan6.com, Jakarta Seorang bocah 8 tahun terseret dan bergelantung di kabel atau kawat sling sutet setinggi 15 meter. Pihak PLN pun meminta maaf atas kelalaian yang terjadi pada Kamis, 16 April 2020 lalu.

Kejadian yang hampir merenggut nyawa Nadin itu pun, terjadi di Desa Kadu, Curug, Kabupaten Tangerang. Pihak PLN membenarkan, pada saat bersamaan petugas di lapangan tengah melakukan perbaikan atau proyek pemasangan sling.

Nadin, yang saat itu sedang bermain bergelayutan di kawat sling yang diulur rendah oleh petugas tiba-tiba ditarik tinggi oleh petugas. Sontak, Nadin yang sedang bergelayutan malah terbawa kabel hingga menggantung sampai 15 meter.

Manager PLN UPP JISJ 2, Rizki Aftarianto mengakui kalau adanya kesalahan fatal yang dilakukan oleh pihaknya saat itu.

"Nadin bermain tanpa pengawasan dari orang tua maupun pekerja dari PLN yang pada saat itu berada di lokasi Iain," ujar Rizki dalam keterangan resminya.

Rizki menyesalkan dan meminta maaf atas kejadian mengerikan tersebut.

"Kami menyesalkan dan meminta maaf atas kejadian tersebut, dan kedepannya hal serupa tidak terjadi lagi. Pelaksanaan pekerjaan agar lebih baik dalam pengawasan," kata Rizki.

Dia juga meminta kepada masyarakat terutama orangtua untuk dapat mengawasi anggota keluarganya saat ada perbaikan listrik. Agar tidak menyentuh apalagi bermain dengan material pekerjaan di lapangan.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Kejadian Versi PLN

Sementara, PLN meyakini bila sebelum kejadian atau pada saat kawat dalam keadaan rendah, Nadin berada di sekitar penggulungan konduktor tower PLN. Kemudian, saat pekerjaan sedang berlangsung dan kawat sling sedang turun rendah, Nadin tidak bergelantung di kabel Sutet.

"Anak kecil tersebut pun bermain dengan bergelantungan di kawat sling," kata Rizki.

Nadin bermain, kata Rizki, tanpa pengawasan dari orangtua maupun pekerja dari PLN yang pada saat itu berada di lokasi lain.

"Anak kecil tersebut pun bergelayutan dengan kawat yang ditarik ke atas lalu menjatuhkan diri," katanya.

Setelah jatuh, bocah tersebut langsung dibawa ke RS Hermina Bitung yang berjarak sekira tiga kilometer dari lokasi kejadian untuk mendapatkan pertolongan pertama.

"Hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa kondisi korban sadar, tidak adanya patah tulang," ujar Rizki.

Pasalnya, Nadin hanya mengalami luka ringan sehingga sudah diijinkan pulang dari RS pada pukul 23.30 WIB di hari yang sama.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: