Sukses

Kebanjiran, RSCM Minta Anies Buatkan Saluran Air

Liputan6.com, Jakarta - Pihak Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo atau RSCM Jakarta sudah angkat bicara mengenai banjir yang menggenangi beberapa ruangan.

Banjir di RSCM Jakarta itu terjadi akibat hujan deras yang mengguyur pada Sabtu, 22 Februari 2020 malam hingga dini hari tadi.

Menurut Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti, banjir tersebut terjadi hanya karena limpahan air saja. Tidak ada saluran yang langsung menuju kali.

"Dari kita enggak ada saluran kali ke belakang," kata Lies saat dikonfirmasi, Minggu (23/2/2020).

Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk dibuatkan saluran tersebut.

"Tadi saya sudah ditelepon sama gubernur, koordinasi untuk dibikinin saluran. Ada air pembuangan ke sana, karena selama ini enggak pernah sampai melimpah begitu kan, karena tidak tersedia. Itu kan gedung heritage umurnya sudah 100 tahun, selama ini tidak terpikir untuk ada saluran untuk menuju kali itu," papar Lies.

Selain itu, menurut Lies, Anies juga menanyakan apa saja yang bisa dibantu untuk mengatasi masalah RSCM tersebut. Bahkan, sudah menerjunkan tim untuk mengecek apakah saluran tersebut bisa dibangun atau tidak.

"Tergantung pemeriksaan. Kan mereka lagi periksa sekarang, mungkin dirapatkan dulu di internal masing-masing, lalu nanti kita akan koordinasi apa yang dilakukan ke depan. Tapi semuanya gerak cepat kok," tegas Lies.

 

2 dari 3 halaman

Banjir RSCM

Sebelumnya, air masuk ke beberapa ruangan di RSCM Jakarta dengan ketinggian beragam. Banjir terjadi sejak pagi tadi.

Pantauan di lapangan, beberapa petugas terlihat sibuk membereskan lantai-lantai yang basah. Alat-alat kantor pun terlihat berserakan.

Terpantau beberapa ruangan yang dibersihkan antara lain Departemen Radio Terapi, Departemen Penyakit Dalam, dan Departemen Radiologi.

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto pun memanggil vendor alat kesehatan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo atau RSCM Jakarta.

"Vendor-vendor kita panggil sesuai dengan merek alatnya untuk bisa dipercepat agar alat-alat tersebut bisa beroperasional segera," ujar dia saat di RSCM.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Xiaomi Rilis Smart TV 4K 55 Inci, Cuma Rp 4 Jutaan
Artikel Selanjutnya
16 Tim Esports Siap Tanding di Grand Final PUBG Mobile Pro League 2020