Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara Pelantikan Pengurus DPW dan DPC Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pramono meminta masyarakat Madura yang tergabung dalam IKAMA turut berperan menjaga Jakarta.
"Saya mengharapkan teman-teman IKAMA terlibat langsung untuk selalu menjaga Jakarta," ujar Pramono dalam sambutannya, Rabu (19/8/2026).
Advertisement
Pramono menilai filosofi masyarakat Madura yang menjunjung tinggi Bhuppa' Bhabhu' Ghuru Rato, yang berarti Bapak, Ibu, Guru, Ratu atau Pemimpin, menjadi salah satu alasan IKAMA mampu bertahan dan berkembang hingga saat ini.
"Itulah yang dimiliki oleh masyarakat Madura atau IKAMA sampai dengan hari ini berkembang dan juga terus menjadi kekuatan modal sosial bagi Jakarta," tutur Pramono.
Dia mengatakan IKAMA telah berusia sekitar 52 tahun dan selama ini turut berperan dalam memajukan Jakarta.
"IKAMA sendiri sebenarnya sudah berumur berusia kurang lebih 52 tahun, organisasi masyarakat yang khas karena Madura, yang solid, dan selama ini sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga IKAMA, mereka berperan serta untuk memajukan Jakarta, karena hampir semua sektor, terutama sektor di lapangan masyarakat Madura ini ada," jelas Pramono.
Â
Siap Sinergi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327911/original/066062600_1787129277-IMG_3166.jpg)
Ketua DPP IKAMA Muhammad Rawi menyampaikan pihaknya siap bersinergi dengan organisasi masyarakat (ormas) lain untuk bersama-sama membangun Jakarta.
"Terkait dengan keamanan semuanya, kami seluruh ormas-ormas yang diingatkan selalu senergi. Mudah-mudahan ke depan kita sama-sama dengan Bapak Gubernur dan masyarakat di Jakarta," ucap Rawi.
Rawi kemudian menjelaskan filosofi masyarakat Madura, Bhuppa' Bhabhu' Ghuru Rato, yang bermakna Bapak, Ibu, Guru, Ratu atau Pemimpin.
"Bhuppa' Bhabhu' itu hormat kepada kedua orang tua, terkait dengan akhlak moral etik. Yang kedua, guru yang telah memberikan ilmu agama dan ilmu nasional. Yang terakhir, Ratu. Ratu itu adalah pemimpin," kata Rawi.
Menurut Rawi, masyarakat Madura memegang teguh nilai tersebut dalam kehidupan sosial, termasuk dengan menghormati pemimpin yang sedang menjabat.
"Hari ini ratunya Bapak Pramono Anung. Kami harus patuh bagaimana keyakinan kehidupan sosial secara turun-menurun di Madura. Sehingga kami selalu senergi dengan siapa pun pemimpinnya. Untuk ini, tahun ini, dan seterusnya kami dengan Bapak Gubernur Provinsi di Jakarta," tutup Rawi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295088/original/038010600_1783912968-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-13T101127.805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327912/original/058965900_1787129279-IMG_3175.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371647/original/089298800_1476255507-DKI_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327459/original/031477800_1787110625-687272-Cosmic_Oasis__3_._Image_credit_to_Fever-281556-original-1783396463.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326472/original/055971600_1787024974-1200alter.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325937/original/012466700_1786946625-0L5A9413.jpg)