RSUD Pasar Minggu Penuh, Pasien Waiting List Sampai Ratusan Orang

Kepadatan pasien di RSUD Pasar Minggu berkaitan dengan keterbatasan RS swasta bekerja sama dengan BPJS Kesehatan

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 17:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • RSUD Pasar Minggu alami keterbatasan ruang rawat inap, sebabkan antrean panjang pasien.
  • Kondisi diperparah tingginya kasus penyakit dan minimnya RS swasta BPJS di Pasar Minggu.
  • DPRD DKI usulkan Pemprov dorong RS swasta Pasar Minggu kerja sama dengan BPJS.

Liputan6.com, Jakarta - DPRD DKI Jakarta menyoroti keterbatasan ruang rawat inap di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Nabilah Aboebakar Alhabsyi menyebut banyak pasien harus masuk daftar tunggu atau waiting list karena ruang perawatan penuh.

Nabilah mengatakan dirinya banyak menerima keluhan masyarakat terkait keterbatasan ruang rawat inap di RSUD Pasar Minggu hingga Rabu (30/9/2026). Menurut dia, antrean untuk mendapatkan ruang rawat inap bahkan mencapai 50 hingga ratusan pasien.

“Saya banyak menerima keluhan terkait tidak adanya ketersediaan ruang inap di rumah sakit RSUD Pasar Minggu yang dikarenakan penuhnya pasien, banyaknya pasien di DKI Jakarta yang masuk ke RSUD Pasar Minggu,” kata Nabilah dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Dia menyebut kondisi tersebut terjadi ketika sejumlah penyakit, seperti influenza tipe A, demam berdarah dengue (DBD), dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tengah tinggi di Jakarta.

“Sedang di DKI Jakarta ini sedang banyak penyakit influenza tipe A, DBD, dan ISPA. Lagi tinggi di DKI Jakarta,” ujarnya.

Nabilah mengatakan kepadatan pasien di RSUD Pasar Minggu juga berkaitan dengan keterbatasan rumah sakit swasta yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di wilayah tersebut.

Dia menyebut tidak ada rumah sakit swasta di Kecamatan Pasar Minggu yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Itu membuat ketersediaan ruangan menjadi waiting list sampai 50 dan bahkan ratusan,” kata Nabilah.

 

Kerja Sama dengan BPJS

Oleh karena itu, Nabilah meminta Pemprov DKI Jakarta mendorong rumah sakit swasta di wilayah Pasar Minggu untuk menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Menurut dia, langkah tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk mengurangi penumpukan pasien di RSUD Pasar Minggu.

“Saya harap Pak Gubernur bisa mendorong rumah sakit swasta di daerah Pasar Minggu untuk bisa bekerja sama dengan BPJS,” ujar Nabilah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6