Sukses

Gedung DPR Bersolek, Polisi Tak Izinkan Demonstrasi hingga Pelantikan Presiden

Liputan6.com, Jakarta - Gedung DPR/MPR/DPD RI mulai dipercantik menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu, 20 Oktober 2019 mendatang.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif menjelang pelantikan, Polda Metro Jaya memutuskan tidak memberikan perizinan unjuk rasa mulai tanggal 15 hingga 20 Oktober.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (16/10/2019), berbagai persiapan dilakukan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden.

Karpet merah sudah dipasang dan dibersihkan. Demikian pula lantai dibersihkan dan lampu-lampu yang mati diganti dengan yang baru.

Di luar gedung sejumlah kendaraan taktis polsi sudah disiagakan. Dalam pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden, kepolisian akan didukung oleh pasukan TNI.

"Kami menyiapkan hampir seluruh kekuatan, tidak saja dari satuan-satuan tempur di seluruh Indonesia, tapi juga seluruh satuan teritorial dan bahkan badan pelaksana perbantuan. Semua kita standby kan fokus pada event-event besar ini yang akan terjadi minggu-minggu ini dan minggu depan," ujar KSAD Andika Perkasa.

Sementara itu, Polda Metro Jaya memutuskan untuk tidak menerbitkan perizinan penyampaian aspirasi alias unjuk rasa terhitung mulai Selasa hingga Minggu, 20 Oktober nanti.