Sukses

Aksi Massa Tagih Janji Persoalan Reforma Agraria yang Tak Kunjung Usai

Liputan6.com, Jakarta - Massa gabungan berunjuk rasa mengkritik kinerja pemerintah dalam menyelesaikan persoalan agraria. Mereka menilai reforma agraria yang dijanjikan 9 juta hektare untuk diredistribusikan kepada petani belum dijalankan.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (25/9/2019), massa gabungan petani, mahasiswa, dan buruh berunjuk rasa di depan Istana Negara pada Selasa, 24 September 2019 kemarin.

Dalam kesempatan itu, sebanyak delapan perwakilan massa diterima untuk menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi. 

Didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Presiden Jokowi mendengar masukan peserta aksi.  

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan petani mengusulkan revisi Perpres Nomor 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria. Mereka meminta redistribusi dan konflik agraria supaya ditangani langsung oleh Presiden Jokowi.

"Jadi tadi kami menyampaikan kepada bapak Presiden bahwa reforma agraria yang dijanjikan 9 juta hektare untuk diretribusikan kepada petani itu belum dijalankan. Mengapa? Karena memang banyak konflik agraria itu tidak dituntaskan dalam kerangka reforma agraria," ujar Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria Dewi Kartika.