Liputan6.com, Jakarta: Penegakkan aturan pemakaian seragam dan identitas untuk sopir angkot di Jakarta sudah berlangsung lebih dari dua pekan. Sebagian awak angkot sekarang terlihat beroperasi dengan mengenakan seragam. Namun, masih juga ditemukan awak angkot yang bekerja tanpa seragam dan identitas.
Pantauan SCTV, Jumat (16/12), sopir angkutan umum di kawasan Panglima Polim rata-rata sudah mengenakan seragam. Angkutan umum jurusan Blok M- Pondok Labu ini dikelola Koperasi Wahana Kalpika. Seragam untuk awak angkot disediakan oleh koperasi. Tiap sopir mendapat dua seragam. Rencananya tiap enam bulan sopir akan mendapat tambahan dua seragam lagi. Selain mengenakan seragam, para sopir sudah memasang kartu pengenal pengemudi.
Seorang sopir Mustakim mengaku aturan baru berseragam dan beridentitas lengkap bagus juga untuk keamanan penumpang. "Ada baiknya jg jad penumpang nggak was-was juga. Jadi jelas," katanya
Pemandangan ini memang belum terlihat di semua awak angkutan umum kota di Jakarta. Mereka tidak sesegera mungkin memenuhi persyaratan seragam dan kartu identitas diri. Di kawasan Kebayoran Lama banyak sopir angkot yang tidak berseragam dan tidak memasang kartu pengenal.
"Seragam saya belum jadi," kata Deden.
Penegakkan aturan seragam dan identitas untuk sopir angkot melalui tilang sudah dilaksanakan sejak awal Desember 2011. Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta secara rutin menggelar razia, terutama di terminal-terminal di dalam kota.
Penegakkan aturan untuk sopir angkot dipicu oleh sejumlah kejahatan yang dilakukan di atas angkot. Rabu lalu, tindak kriminal di atas angkot kembali terjadi. Seorang ibu diperkosa di dalam angkot di Depok yang diduga kuat dilakukan awak angkot.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan, cara paling tepat menanggulangi kejahatan di atas angkot adalah melalui penerapan aturan pemakaian seragam dan identitas secara ketat. Rencananya, mulai 9 Januari 2012, izin trayek angkot yang tetap melakukan pelanggaran akan dibekukan atau langsung dicabut.(MEL)
Pantauan SCTV, Jumat (16/12), sopir angkutan umum di kawasan Panglima Polim rata-rata sudah mengenakan seragam. Angkutan umum jurusan Blok M- Pondok Labu ini dikelola Koperasi Wahana Kalpika. Seragam untuk awak angkot disediakan oleh koperasi. Tiap sopir mendapat dua seragam. Rencananya tiap enam bulan sopir akan mendapat tambahan dua seragam lagi. Selain mengenakan seragam, para sopir sudah memasang kartu pengenal pengemudi.
Seorang sopir Mustakim mengaku aturan baru berseragam dan beridentitas lengkap bagus juga untuk keamanan penumpang. "Ada baiknya jg jad penumpang nggak was-was juga. Jadi jelas," katanya
Pemandangan ini memang belum terlihat di semua awak angkutan umum kota di Jakarta. Mereka tidak sesegera mungkin memenuhi persyaratan seragam dan kartu identitas diri. Di kawasan Kebayoran Lama banyak sopir angkot yang tidak berseragam dan tidak memasang kartu pengenal.
"Seragam saya belum jadi," kata Deden.
Penegakkan aturan seragam dan identitas untuk sopir angkot melalui tilang sudah dilaksanakan sejak awal Desember 2011. Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta secara rutin menggelar razia, terutama di terminal-terminal di dalam kota.
Penegakkan aturan untuk sopir angkot dipicu oleh sejumlah kejahatan yang dilakukan di atas angkot. Rabu lalu, tindak kriminal di atas angkot kembali terjadi. Seorang ibu diperkosa di dalam angkot di Depok yang diduga kuat dilakukan awak angkot.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan, cara paling tepat menanggulangi kejahatan di atas angkot adalah melalui penerapan aturan pemakaian seragam dan identitas secara ketat. Rencananya, mulai 9 Januari 2012, izin trayek angkot yang tetap melakukan pelanggaran akan dibekukan atau langsung dicabut.(MEL)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388160/original/000171000_1793603790-HOAX__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320072/original/053154100_1786333844-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-10T104516.679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/141609/original/111216aseragam-angkot.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)